SENAYANPOST - Setidaknya sembilan rakyat Palestina syahid di tengah pengepungan Israel penjajah di Kota Tulkarem, Tepi barat Palestina.
Tidak hanya itu, Israel juga meratakan ratusan rumah dengan buldoser, mengintensifkan kampanye penggusuran rakyat Palestina di Tepi Barat.
Sebagai tambahan informasi, pengepungan yang dilakukan oleh Israel sudah memasuki hari ke-18 di Kota Tulkarem.
Rekaman video dari tanggal 13 Februari menunjukkan buldoser Israel menghancurkan rumah-rumah di Kamp Pengungsi Nour Shams di Tulkarem.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Presiden Rusia Vladimir Putin Hubungi Pemimpin Sementara Suriah Ahmad Al Sharaa
"Pasukan pendudukan terus mengepung lingkungan timur kota tersebut, khususnya Jalan Al-Muqata'a dan Persimpangan Abu Safiya, merebut bangunan tempat tinggal dan mengubahnya menjadi pos-pos militer," kata kantor berita WAFA pada 13 Februari 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Komite Media kamp tersebut mengumumkan bahwa 10.500 orang telah mengungsi sejak pasukan Israel memulai serangan di Nour Shams, yang merupakan sekitar 80 persen dari populasi kamp tersebut.
"Kamp tersebut menyaksikan kampanye penangkapan berskala luas yang mencakup lebih dari 120 penculikan penduduk kamp, serta penghancuran infrastruktur dan lebih dari 585 rumah dan fasilitas," lanjut komite media tersebut.
Baca Juga: Arab Saudi Kecam Keras Rencana Israel dan AS Pindah Paksa 2 Juta Rakyat Palestina dari Jalur Gaza
Minggu lalu, pasukan Israel menembak dan membunuh seorang wanita hamil saat ia melarikan diri dari Nour Shams bersama keluarganya.
Kamp Tulkarem, di utara kota, juga diserang.
WAFA melaporkan bahwa bala bantuan tentara Israel baru-baru ini tiba di kedua kamp tersebut.
Sementara itu, pengepungan dan penyerangan di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki memasuki hari ke-24 pada tanggal 13 Februari, saat bala bantuan mulai bergerak menuju kamp tersebut.
Ratusan rumah telah hancur, dan puluhan ribu orang telah mengungsi sejak serangan dimulai. Setidaknya 25 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel.
Artikel Terkait
Presiden Donald Trump Klaim Israel Penjajah Bakal Serahkan Jalur Gaza ke Amerika Serikat
Eks Menhan Israel Yoav Gallant Tuding Netanyahu Lambat Ambil Keputusan soal Invasi Darat Jalur Gaza
Mesir Kutuk Keras Rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Bangun Negara Palestina di Arab Saudi
Tepi Barat Palestina Memanas, Israel Penjajah Bunuh Wanita Hamil 8 Bulan, sang Suami Luka Parah
Arab Saudi Kecam Keras Rencana Israel dan AS Pindah Paksa 2 Juta Rakyat Palestina dari Jalur Gaza