Laporan: Pejabat Suriah Minta Rusia Deportasi Bashar Al Assad

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 30 Januari 2025 | 21:08 WIB
Salah seorang pejabat Suriah dilaporkan meminta Bashar Al Assad, presiden yang baru saja digulingkan Ahmad Al Sharaa. (Kolase foto X.com/@mfa_russia/@G_CSyria)
Salah seorang pejabat Suriah dilaporkan meminta Bashar Al Assad, presiden yang baru saja digulingkan Ahmad Al Sharaa. (Kolase foto X.com/@mfa_russia/@G_CSyria)

SENAYANPOST - Salah seorang pejabat Suriah dilaporkan meminta deportasi Bashar Al Assad, mantan presiden yang digulingkan kepada delegasi Rusia belum lama ini.

Rusia diketahui bertemu dengan Ahmad Al Sharaa yang saat ini menjabat presiden sementara Suriah di Damaskus pada 28 Januari 2025.

Menurut Reuters, pejabat Suriah tersebut meminta 'kompensasi' dan agar Rusia menyerahkan Bashar Al Assad kepada pihak berwenang di Damaskus.

Diketahui, Rusia mengirimkan delegasinya, Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Bogdanov.

Baca Juga: Ahmad Al Sharaa Resmi Jadi Presiden Suriah Sementara, Pemilu Bakal Digelar 4 Tahun Lagi

Selama pertemuan tersebut, Bogdanov bertemu dengan Ahmad Al Sharaa, serta menteri kesehatan dan urusan luar negeri Suriah.

"Pertemuan tersebut secara umum berjalan baik, berlangsung selama tiga jam dan termasuk makan malam resmi. Secara umum, pertemuan tersebut konstruktif dan suasananya positif," kata Mikhail Bogdanov pada 29 Januari 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan kontak guna memperkuat hubungan dan pemahaman di bidang kebijakan luar negeri.

Ditambahkannya bahwa Moskow siap memberikan bantuan yang diperlukan kepada Suriah dalam fase rekonstruksi negara tersebut setelah krisis.

Baca Juga: Hamas Lakukan Pertukaran Tawanan dengan Israel: Bebaskan Tentara IDF, Termasuk Lima Warga Negara Thailand

Dikatakan pula bahwa diskusi tersebut 'terbuka' dan bahwa pembicaraan akan terus berlanjut.

Rusia dan pemerintah Suriah yang baru menyatakan keinginan untuk mengembangkan kerja sama berdasarkan prinsip-prinsip persahabatan, lanjut Kementerian Luar Negeri.

Sebuah sumber Suriah yang dikutip oleh Reuters mengatakan bahwa Sharaa dan otoritas yang dipimpin HTS meminta 'kompensasi' finansial dan bantuan untuk 'rekonstruksi dan pemulihan' dari Rusia untuk membangun kembali kepercayaan.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Sharaa juga meminta agar Moskow menyerahkan Assad, yang diberikan suaka di ibu kota Rusia setelah jatuhnya pemerintahannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X