SENAYANPOST - Salah seorang tim Donald Trump usulkan rencana relokasi warga Gaza ke Indonesia belum lama ini.
Hal tersebut diungkapkan selama upaya rekonstruksi pascaperang di Gaza yang telah berlangsung selama 471 hari akibat agresi Israel.
Perwakilan Donald Trump tersebut menyebutkan Indonesia sebagai negara tuan rumah potensial untuk menampung warga Gaza sementara waktu.
Sebagai tambahan informasi, Kota Gaza menanggung kerusakan terberat dengan 74 persen bangunan hancur atau rusak parah.
Kemudian disusul Gaza Utara yang mengalami tingkat kerusakan sebesar 70 persen.
Selanjutnya Khan Younis yang mengalami kerusakan sebanyak 55 persen.
Lebih lanjut, Deir Balah menunjukkan 50 persen bangunan yang mengalami kerusakan.
Terakhir, Rafah, di mana area tersebut menampung banyak warga Gaza sebesar 49 persen.
Secara umum, 60 persen bangunan di seluruh Jalur Gaza telah rusak atau hancur akibat agresi brutal Israel.
Diperkirakan 128 ribu bangunan telah rusak dan angkanya kemungkinan akan terus bertambah.
Baca Juga: Qatar Umumkan Gencatan Senjata di Gaza Berlaku 19 Januari 2025 Pukul 08.30 Waktu Setempat
Sementara itu, pejabat kesehatan memperingatkan bahwa kerusakan yang meluas menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang serius.
Puing-puing dari ribuan bangunan yang runtuh telah melepaskan bahan-bahan berbahaya, termasuk asbes, ke udara dan berpotensi ke dalam persediaan air.
Artikel Terkait
Israel Penjajah dan Hamas Resmi Gencatan Senjata di Gaza, Ini Isi Kesepakatannya
Joe Biden Sebut Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Usulan Pemerintahannya, Presiden Terpilih AS Donald Trump Justru Bilang Ini
Alasan Netanyahu Terlibat dalam Gencatan Senjata di Gaza, Ada Tekanan dari Donald Trump?
Qatar Umumkan Gencatan Senjata di Gaza Berlaku 19 Januari 2025 Pukul 08.30 Waktu Setempat
471 Hari Genosida di Gaza, Abu Ubaidah: Operasi Badai Al Aqsa Tancapkan Paku Terakhir di Peti Mati Pendudukan Israel