SENAYANPOST - Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam sukses membunuh tentara Israel penjajah baru-baru ini di Jalur Gaza.
Selain membunuh tentara musuh, Brigade Al Qassam juga berhasil mengevakuasi warga Palestina yang ditahan.
Setidaknya tiga tentara Israel tewas dalam sebuah ledakan di kota Jabalia di Gaza utara yang terkepung pada tanggal 23 Desember, saat Brigade Al Qassam yang bangkit kembali terus meningkatkan serangan dan operasi canggih terhadap pasukan Tel Aviv.
Gambar yang dirilis di saluran telegram berbahasa Ibrani menunjukkan sebuah helikopter mengangkut tentara Israel yang terluka dari Gaza ke rumah sakit di Yerusalem yang diduduki.
Baca Juga: Israel Penjajah Akhirnya Akui Jadi Dalang di Balik Pembunuhan Ismail Haniyeh
Sementara itu, sayap bersenjata Hamas mengumumkan beberapa operasi terhadap pasukan Israel di Gaza utara – yang telah dikepung selama lebih dari dua bulan dalam upaya untuk membuat perlawanan kelaparan dan membersihkan daerah tersebut dari warga sipil Palestina.
"Dalam operasi keamanan yang kompleks, sejumlah Mujahidin kami berhasil menikam dan membunuh tiga tentara Zionis yang sedang dalam misi untuk melindungi sebuah bangunan tempat pasukan Zionis dibentengi," kata Brigade Qassam dalam sebuah pernyataan pada 23 Desember 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
"Mereka kemudian menyerbu rumah tersebut dan membunuh semua anggota pasukan Zionis dari jarak dekat, menyita senjata mereka, dan membawa keluar sejumlah warga yang ditahan oleh pendudukan di dalam rumah di proyek Beit Lahia di Jalur Gaza utara," tambah pernyataan tersebut.
Brigade Al Qassam mengumumkan beberapa operasi lain terhadap tentara Israel di Gaza pada tanggal 23 Desember, termasuk serangan peledak terhadap tank dan kendaraan, dan serangan mortir terhadap pasukan yang berlindung di gedung-gedung di Gaza utara.
Para pejuang perlawanan juga menembak jatuh sebuah quadcopter Israel di area kamp baru di utara Nuseirat, Gaza tengah.
Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh situs berita Ibrani Walla minggu lalu, Brigade Al Qassam Hamas telah merekrut sekitar 4.000 pejuang perlawanan baru dan beradaptasi dengan pertempuran keras melawan pasukan Israel di Gaza.
Brigade Saraya Al Quds gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Brigade Syuhada Al-Aqsa, dan faksi-faksi perlawanan lainnya juga terus melakukan operasi terhadap pasukan Israel.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Negara D-8 Kuat Bersama untuk Dukung Kemerdekaan Palestina
Artikel Terkait
Alasan ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Mohammed Deif Komandan Hamas, Ini Daftar Tuduhannya
Hamas Desak Dunia Internasional Investigasi Israel Atas Penggunaan Senjata Terlarang di Gaza Utara
Hamas Berkati Rakyat Suriah Tumbangkan Razim Al Asad
Hari ke-435, Hamas Tegaskan Ingin Akhiri Perang di Jalur Gaza dengan Israel
Hamas Sebut Gencatan Senjata di Gaza Makin Dekat Jika Israel Penjajah Tak Lakukan Hal Ini