SENAYANPOST - Gerakan Hizbullah kembali mengirim rudal yang langsung menghantam ibu kota Israel, Tel Aviv belum lama ini.
Kali ini Hizbullah berhasil mengirimkan rudal dari Lebanon yang langsung mengenai Tel Aviv setelah pertahanan udara Israel gagal mencegatnya.
Dampak serangan dilaporkan terjadi di kotamadya Israel Bnei Brak dan Ramat Gan, yang terletak di sebelah timur Tel Aviv.
Menurut militer, hanya pecahan rudal yang menghantam wilayah berpenduduk, dan sedikitnya lima orang terluka.
Baca Juga: Komite Khusus PBB Sebut Agresi Israel ke Jalur Gaza Mengarah Genosida
Namun, komandan polisi distrik Ramat Gan mengatakan kepada media Israel bahwa kerusakan di kota itu 'bukan pecahan pencegat, melainkan hantaman rudal yang hebat'.
Dampak serangan di pusat ekonomi Israel terjadi setelah rentetan serangan rudal besar yang diluncurkan dari Lebanon.
Menurut laporan di media Israel, proyektil yang melewati sistem pertahanan udara itu adalah rudal balistik permukaan-ke-permukaan Fateh 110.
Setelah serangan itu, Hizbullah mengumumkan peluncuran sejumlah operasi yang menargetkan target-target sensitif Israel.
Baca Juga: Bahas Kemerdekaan Palestina Presiden Prabowo Subianto dan Sekjen PBB Bertemu
"Dalam rangka operasi Khaybar, para pejuang kami melancarkan serangan udara dengan satu skuadron pesawat nirawak bunuh diri kualitatif terhadap titik-titik militer sensitif, yang akan diumumkan kemudian, di kota Tel Aviv," demikian bunyi pernyataan Hizbullah pada 18 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Kelompok tersebut juga mengatakan telah melancarkan 'operasi kompleks' yang menargetkan pangkalan Tel Haim milik Divisi Intelijen Militer Israel di kota Tel Aviv dengan serangkaian rudal kualitatif dan satu skuadron pesawat serang nirawak.
Pasukan Hizbullah melaporkan telah menargetkan kumpulan pasukan tentara Israel di pemukiman Margaliot dengan roket untuk kedua kalinya pada Senin sore.
Serangan juga telah menargetkan pangkalan militer Stella Maris dan markas besar unit misi angkatan laut khusus Shayetet 13 di kota pelabuhan Haifa yang terkepung.
Artikel Terkait
76 Tahun Penjajahan Israel, Indonesia di KTT Luar Biasa OKI dan Liga Arab: Kita Semua Palestina!
Kelaparan di Gaza Makin Parah, AS Tarik Ancaman untuk Berhenti Kirim Senjata ke Israel
Hizbullah Serang Markas Militer Israel di Tel Aviv Dua Kali Sehari
Pembantaian Makin Parah di Gaza Utara, Israel Penjajah Usir 100 Ribu Rakyat Palestina dalam 24 Jam Terakhir
Komite Khusus PBB Sebut Agresi Israel ke Jalur Gaza Mengarah Genosida