Dana pembangunan rumah sakit tersebut berasal dari donasi rakyat Indonesia.
Baca Juga: Kediamannya Dihantam Drone Hizbullah, Netanyahu Sebut Kesalahan Besar
Rumah sakit yang merupakan simbol solidaritas rakyat Indonesia dengan Palestina itu diserahterimakan pada tahun 2016 kepada Otoritas Palestina.
"Oleh karena itu, MER C Indonesia menyatakan sikap bahwa kejahatan kemanusiaan terencana dan berulang-ulang terhadap manusia dan fasilitas yang mendukung hak-hak dasar kemanusiaan oleh pihak Zionis penjajah harus dihentikan," tegas pernyataan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Israel tengah melaksanakan Rencana Jenderal berupa pengepungan di Gaza Utara.
Belum diketahui kapan operasi militer ini akan berakhir.
"Tidak ada argumen pendukung atau rasionalisasi apa pun yang bisa diterima," tutup pernyataan dari MER C terkait kondisi RS Indonesia di Gaza Utara.***
Artikel Terkait
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
Benarkah RS Indonesia di Gaza Diduduki Tentara Israel? Ini Penjelasan MER-C
RS Indonesia di Gaza Jadi Markas Tentara Israel, Komandan Julid Fi Sabilillah Minta Jokowi Lakukan Ini
MER-C Kirim Surat Terbuka ke WHO Usai RS Indonesia di Gaza Jadi Markas Tentara IDF
RS Indonesia di Gaza Utara Diserang Penjajah Israel, Direktur Ungkap Situasi Mencekam