Diserang Terus-menerus oleh Penjajah Israel, RS Indonesia di Gaza Utara: Tidak Ada Argumen Apa pun yang Bisa Diterima

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 21 Oktober 2024 | 19:09 WIB
RS Indonesia di Gaza Utara masih dikepung dan diserang oleh tentara Israel penjajah, begini kondisi terkininya. (Instagram.com/@mercindonesia)
RS Indonesia di Gaza Utara masih dikepung dan diserang oleh tentara Israel penjajah, begini kondisi terkininya. (Instagram.com/@mercindonesia)

SENAYANPOST - MER C Indonesia telah merilis kondisi terbaru dari RS Indonesia yang saat ini masih dikepung dan diserang oleh penjajah Israel.

Sebagaimana diketahui, Gaza Utara telah diblokade oleh Israel sejak 4 Oktober 2024.

Tiga rumah sakit di Gaza Utara, RS Kamal Adwan, RS Al Awda, dan RS Indonesia terus-menerus diserang oleh Israel dan dibatasi kebutuhan logistiknya.

Oleh karena itu, pihak MER C meminta Israel dan pihak terkait untuk meninggalkan rumah sakit karena rumah sakit bukan zona pertempuran.

Baca Juga: Warga Irak Geruduk Stasiun TV Arab Saudi MBC Usai Sebut Pemimpin Perlawanan Palestina Teroris

"Penjajah secara sistematis telah melakukan pengepungan selama 15 hari sejak 4 Oktober 2024," bunyi rilis MER C Indonesia pada 21 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @mercindonesia.

Pihaknya mengungkapkan bahwa kondisi rumah sakit dalam keadaan sulit.

"Sampai saat ini di RS Indonesia sehingga semua pasokan bahan bakar, logistik medis, dan logistik dasar terhenti, menimbulkan kelaparan bagi staf dan pasien yang berlindung di dalam rumah sakit," terangnya.

MER C menyampaikan bahwa sudah ada dua orang pasien yang meninggal dunia akibat blokade tersebut.

Baca Juga: Sah! Ini Daftar Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming

"Penjajah telah melakukan serangan militer ke dalam RS Indonesia pada 19 Oktober 2024 tanpa alasan pertempuran, setelah 15 hari memutus jalur logistik, merusak fasilitas kemanusiaan ini dengan dampak yang belum bisa kami estimasi," jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa dua relawan medis yang bertugas di rumah sakit tersebut sudah dievakuasi ke Gaza Tengah.

"Mereka menyaksikan bahwa selama ini RS Indonesia digunakan untuk kerja-kerja kemanusiaan medis," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan RS Indonesia diinisiasi oleh MER C pada tahun 2009 dan mulai dibangun 2011.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Instagram @mercindonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X