SENAYANPOST - Operasi Badai Al Aqsa yang dimulai kelompok Perlawanan Palestina sejak 7 Oktober 2023 kini sudah menginjak satu tahun.
Dalam peringatan satu tahun Operasi Badai Al Aqsa, sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam mengirim roket ke Israel.
Roket yang diluncurkan Brigade Al Qassam tersebut diketahui adalah Maqadmeh M-90 yang diarahkan ke Tel Aviv, ibu kota Israel.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Quds News Network pada 7 Oktober 2023, sayap militer Hamas itu mengatakan bahwa roket tersebut merupakan bagian dari "pertempuran atrisi yang sedang berlangsung".
Baca Juga: Laporan WSJ: Rudal Iran Sukses Repotkan Pertahanan Udara Israel
Ini juga sebagai tanggapan atas "pembantaian warga sipil dan pemindahan paksa rakyat kami" oleh militer Israel.
Militer Israel mengatakan bahwa lima roket ditembakkan dari Khan Younis di Gaza.
Layanan ambulans Magen David Adom di Israel mengatakan dua wanita terkena dan mengalami luka ringan akibat pecahan peluru. Mereka dirawat di rumah sakit.
Dalam pantauan SenayanPost.com, juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah akan memberikan pidatonya malam ini sekitar pukul 22.00 WIB.
Pidato tersebut akan menandai peringatan satu tahun Operasi Badai Al Aqsa.
Baca Juga: Satu Tahun Genosida di Gaza, Pengamat: Sikap Agresif Israel Bisa Jadi Kehancurannya
Awal Mula Operasi Badai Al Aqsa
Pihak berwenang Israel tampaknya terkejut dengan Operasi Badai Al Aqsa yang dilakukan Hamas pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023.
Selain meluncurkan serangan roket, faksi Palestina tersebut juga mengirim para pejuangnya dari Jalur Gaza ke Israel selatan, di mana mereka menyerang target militer, menguasai beberapa permukiman Israel untuk sementara waktu, dan menyandera puluhan warga sipil dan tentara.
Artikel Terkait
Israel Klaim Bakal Kendalikan Gaza Pascaperang, Peluas Koridor Netzarim hingga Empat Pos Terdepan
Israel Penjajah Kirim 88 Jenazah Membusuk ke Gaza, Kemenkes Palestina Tuntut Penjelasan
Hari ke-357 Genosida, Israel Penjajah Terus Bombardir Rakyat Palestina di Gaza
Satu Tahun Genosida di Gaza, Pengamat: Sikap Agresif Israel Bisa Jadi Kehancurannya
Netanyahu 'Sabotase' Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Joe Biden Justru Bilang Begini