SENAYANPOST - Hampir setahun Badai Al Aqsa atau Thufaan Al Aqsa, Israel penjajah masih terus meratakan rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Memasuki hari ke-357 genosida, Israel belum menurunkan intensitas serangan di daerah kantong tersebut meskipun IDF memindahkan zona perang ke Lebanon.
Upaya gencatan senjata di Gaza hingga kini masih terus dilakukan meskipun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkali-kali menolaknya.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Mayadeen English pada 27 September 2024, helikopter Israel menembaki tenda-tenda pengungsi Palestina yang didirikan di halaman Rumah Sakit Syuhada Al Aqsa di Deir Al Balah pada dini hari Jumat, menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Baca Juga: Hizbullah Kirim Rudal Balistik ke Israel, Targetkan Markas Mossad di Tel Aviv
Dua warga Palestina juga tewas sementara yang lainnya terluka setelah pesawat tempur Israel menargetkan rumah keluarga Abu Shanab di Jalan Hamid, Kota Gaza paling selatan.
Di Tal Al Hawa, juga di Kota Gaza paling selatan, seorang martir tak dikenal berhasil ditarik keluar dari reruntuhan saat pasukan pendudukan Israel membombardir bangunan tempat tinggal di sekitar Universitas.
Selama beberapa jam terakhir, 15 warga Palestina tewas, termasuk wanita dan anak-anak, dengan puluhan lainnya terluka, termasuk yang mengalami luka parah, akibat pengeboman Israel terhadap sekolah Fallujah di kamp pengungsi Jabalia di Gaza paling utara. Sejumlah orang masih hilang.
Empat warga Palestina tewas dalam penembakan yang dilakukan pendudukan terhadap sebuah apartemen milik keluarga Al Batsh di lingkungan Al Jarn di Jabalia.
Baca Juga: Israel Penjajah Kirim 88 Jenazah Membusuk ke Gaza, Kemenkes Palestina Tuntut Penjelasan
Selain itu, seorang wanita tewas ketika IDF menyerang sebuah rumah milik keluarga Al Sahar di Blok 6 kamp pengungsi Jabalia.
Di distrik pusat, tiga warga Palestina tewas dan yang lainnya terluka akibat penembakan Israel terhadap sebuah rumah milik keluarga Abu Jarbou di kamp Nuseirat.
Di kamp Bureij, dua orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat pemboman pendudukan terhadap sebuah kendaraan sipil.
Cedera tambahan tercatat setelah IOF menembaki rumah keluarga Anaba di dekat bundaran utama.
Artikel Terkait
10 Hari Agresi Militer di Jenin dan Tulkarem, Pasukan Israel Mundur dari Tepi Barat Palestina
Israel Penjajah Bombardir Pengungsian Al Mawasi di Khan Younis, Tinggalkan Kawah Sedalam 9 Meter
Hamas Bantah Tudingan Israel, Sebut Pembantaian Al Mawasi Pembersihan Etnis
Israel Penjajah Kirim 88 Jenazah Membusuk ke Gaza, Kemenkes Palestina Tuntut Penjelasan
Hizbullah Kirim Rudal Balistik ke Israel, Targetkan Markas Mossad di Tel Aviv