Pejabat tinggi militer Washington juga tampak tegas menentang keterlibatan dalam peran ofensif aktif jika perang yang lebih luas meletus dengan Hizbullah, apalagi perang multi-front yang ditakuti.
Sikap ini didukung oleh pernyataan dari Kepala Staf Gabungan AS Charles Brown, yang menunjukkan terbatasnya keinginan Pentagon untuk melindungi Israel.
Baca Juga: Hadiri Sholat Ghaib untuk Ismail Haniyeh, Dubes Iran Nyatakan Balasan Lebih Keras untuk Israel
"Perlu dicatat bahwa janji Washington untuk membela Israel tidak menyebutkan potensi tindakan ofensif, yang mencerminkan keinginan Amerika untuk menghindari perang yang lebih luas. Para ahli meragukan AS akan terlibat secara besar-besaran dalam perang skala penuh, didukung oleh pernyataan publik yang menggarisbawahi pentingnya menghindari eskalasi regional dan menyuarakan secara lebih pribadi, keinginan untuk menjaga target militer AS aman dari serangan balasan," jelasnya.***
Artikel Terkait
Israel Penjajah Nyaris Bungkam saat Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran
Hadiri Sholat Ghaib untuk Ismail Haniyeh, Dubes Iran Nyatakan Balasan Lebih Keras untuk Israel
Pernyataan Resmi Kedutaan Besar Iran di Jakarta Terhadap Pembunuhan Ismail Haniyeh
AS Ingatkan Negara G7 Serangan Hizbullah dan Iran ke Israel: Terjadi dalam 24 atau 48 Jam ke Depan
Keterlibatan Iran dalam Konflik Palestina