Israel Penjajah Evakuasi 4 Sandera, 210 Warga Sipil Gaza di Nuseirat Jadi Korban

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 9 Juni 2024 | 17:00 WIB
Selamatkan empat sandera, tentara Israel penjajah bantai warga sipil di Gaza dan menewaskan 210 orang di Nuseirat. (X.com/@UNLazzarini)
Selamatkan empat sandera, tentara Israel penjajah bantai warga sipil di Gaza dan menewaskan 210 orang di Nuseirat. (X.com/@UNLazzarini)

"Seperti itulah pembantaian," tambahnya.

"Itu artinya orang tua berlarian ke sana kemari untuk menjaga anak-anak mereka yang kepalanya berdarah, berusaha mencari dokter untuk merawat mereka. Namun, situasinya sangat kacau dan jumlah pasien jauh lebih banyak daripada kemampuan layanan kesehatan untuk merawat mereka," terangnya.

Dalam pernyataan singkat, militer Israel mengatakan pasukannya 'menargetkan infrastruktur teroris di wilayah Nuseirat'.

Kemudian diumumkan bahwa pasukannya menyelamatkan empat tawanan selama operasi di Nuseirat.

Keempat orang tersebut, yang dibawa ke Gaza setelah serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, berada dalam 'kondisi medis yang baik', kata militer.

Baca Juga: Israel Penjajah Masuk Daftar Hitam PBB, Dubes Gilad Erdan: Ini Keterlaluan!

Di Gaza tengah, sedikitnya enam warga Palestina dari satu keluarga tewas oleh pasukan Israel setelah mereka menembaki rumah mereka di kamp pengungsi Bureij pada pagi hari.

Puluhan serangan udara menargetkan wilayah selatan Kota Gaza, dengan saksi mata melaporkan bahwa seluruh blok permukiman hancur, sementara pesawat tempur membombardir wilayah dekat pelabuhan perikanan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas bereaksi terhadap serangan hari Sabtu dengan menyerukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB mengenai apa yang ia kecam sebagai 'pembantaian berdarah yang dilakukan oleh pasukan Israel'.

Militer Israel semakin mengintensifkan operasi mematikannya di Gaza setelah serangan pada hari Kamis menewaskan sekitar 40 orang yang berlindung di sekolah yang dikelola PBB di kamp pengungsi Nuseirat, tempat sekitar 6.000 warga Palestina yang mengungsi berlindung.

Baca Juga: Ratusan Penduduk Ilegal Israel Geruduk Kompleks Masjid Al Aqsa Palestina

Israel mengklaim telah menewaskan 17 'teroris' dalam serangan itu, tetapi badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan dalam sebuah pernyataan yang mengecam bahwa 'sekolah yang berubah menjadi tempat penampungan' itu menjadi sasaran tanpa peringatan apa pun dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.

Hamas menuduh militer Israel memberikan 'informasi palsu' tentang 17 orang tersebut, dengan mengatakan setidaknya beberapa dari mereka yang dinyatakan tewas masih hidup.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X