SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menanggapi rencana 'balas dendam' Iran terhadap Israel setelah beberapa petinggi militernya menjadi target operasi negara Zionis tersebut belum lama ini.
Joe Biden dalam keterangannya baru-baru ini mengingatkan Iran untuk tidak menyerang Israel yang menjadi sekutu terdekat AS.
Dalam kesempatan itu, Joe Biden secara singkat tidak menginginkan serangan balik Iran terhadap Israel.
Sebagaimana diketahui, Israel melakukan serangan udara mematikan terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah.
"Jangan," kata Joe Biden pada 12 April 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Ultimatum Netanyahu soal Agresi Israel Penjajah ke Rafah
Namun, beberapa pengamat mengatakan bahwa Iran kemungkinan akan melancarkan serangannya sendiri, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang regional dan menunjukkan batas-batas upaya pencegahan AS di Timur Tengah.
Sikap yang berada di ambang batas dan ketegangan yang diakibatkannya telah memberikan tekanan lebih lanjut pada kebijakan luar negeri Washington.
Saat ini, AS terjebak di antara dua prioritas yang tampaknya saling bertentangan, menawarkan dukungan tanpa syarat kepada Israel dan mencegah konflik di Gaza meluas.
"Biden menggandakan formula yang sejauh ini benar-benar membawa bencana," kata Trita Parsi, wakil presiden eksekutif di Quincy Institute, sebuah wadah pemikir yang mempromosikan diplomasi.
Parsi mengatakan Biden seharusnya menegur Israel karena menyerang kedutaan Iran pada 1 April, melanggar hukum internasional dan membahayakan pasukan AS di wilayah tersebut.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu 'Tantrum', Batal Kirim Delegasi Israel ke AS Gegara Ini
Namun, jelasnya, pemerintahan Biden memberikan penghargaan kepada pemerintah Israel dengan berjanji untuk mendukungnya.
AS, tidak seperti beberapa sekutu Arab dan Baratnya, tidak mengutuk serangan Israel terhadap fasilitas diplomatik Iran di Suriah, yang menewaskan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk dua jenderal.
Artikel Terkait
AS Tembak Jatuh Drone Houthi Yaman, Menlu Inggris Tuding Iran Ada di Balik Kelompok Militan
Presiden Iran Minta AS dan Israel Diadili Atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan: Mereka Bukan Pendukung Perdamaian
Arab Saudi dan Iran Kompak Desak Israel Hentikan Perang di Gaza
Menlu Iran Temui Petinggi Perlawanan Palestina di Lebanon, Puji Ketangguhan para Pejuang di Gaza dan Tepi Barat
Usai Dewan Keamanan PBB Loloskan Resolusi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Bakal Temui Pejabat Tinggi Iran