Tujuannya hanya satu, partainya bisa ikut ambil bagian dalam meluruskan wajah buruk Islam di Belanda.
Baca Juga: Mewujudkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Palestina
Misi IUP jelas berlawanan dengan misi PVV, partai anti-Islam yang membesarkannya. Tak hanya itu. Van Doorn juga membuat film berjudul "Muhammad". Ia juga aktif berdakwah untuk menebus rasa penyesalannya karena ikut terlibat dalam membuat film "Fitna".
Langkah Van Doorn, ternyata mempengaruhi Joram van Klaveren --- juga tokoh politik PVV. Klaveren yang sebelumnya bersekutu dengan Wilders dalam membenci Islam, berubah saat menulis buku anti Islam.
Dari riset yang dilakukannya untuk memojokkan Islam, Klaveren kemudian jatuh cinta kepada Islam.
Ia pun memutuskan menjadi mualaf. Masuk Islamnya politisi Belanda sayap kanan pendukung Wilders ini sangat menyentak koleganya di PVV.
Baca Juga: Opini: Malaikat dari Kandang Jaran Itu Telah Pergi
Wilders terkejut kenapa dua koleganya yang anti Islam, Van Doorn dan Klaveren, kini berbalik arah, menentang dirinya dan misi PVV.
Padahal pria yang lahir di Amsterdam, 23 Januari 1979 itu adalah tangan kanannya dalam politik Belanda.
Selama ini Klaveren menuding Islam adalah sebuah kebohongan dan Al-Quran adalah racun. Kini ia justru pembela Islam paling militan di Belanda. Ia pun menulis buku From Christianity to Islam in the Time of Secular Terror (2018).
Cahaya Islam makin bersinar lagi di Belanda setelah kota terbesar kedua di Negeri Kincir Angin, Rotterdam dipimpin Ahmad Aboutaleb, muslim keturunan Maroko.
Baca Juga: Opini: Kisah Yahudi yang Ingin Berterima Kasih, Keberagaman Agama dan Trisno Sutanto
Aboutaleb terpilih menjadi Walikota Rotterdam, 2009-2024, karena dianggap bisa mempersatukan warga negara Belanda dari berbagai etnis dan agama. Aboutaleb pernah berkunjung ke Jakarta tahun 2018 dan mengagumi toleransi beragama di Indonesia.
Setelah Ahmed Aboutaleb yang menjabat sebagai Wali Kota Rotterdam, menyusul Ahmed Marcouch terpilih menjadi Wali Kota Arnhem, ibu kota provinsi Gelderland, Belanda, September 2017.
Pelantikan Marcouch dilakukan secara langsung oleh Komisaris Raja Clemens Cornielje di Burgerzaal (Ruang Warga), Kotapraja Anrhem, Jumat (1/9/017) waktu setempat.
Artikel Terkait
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Serukan Negara Islam Bantu Persenjataan: Ini Bukan Pertempuran Rakyat Palestina Saja!
BAGAIMANA PANDANGAN ISLAM TENTANG KRIPTO YANG DISEBUT GIBRAN DALAM DEBAT CAWAPRES?
Hamas dan Jihad Islam Palestina soal Gencatan Senjata: Kami Ingin Jaminan Arab dan Dunia Internasional
120 Hari Perang, Hamas dan Jihad Islam Palestina Bahas Operasi Badai Al Aqsa
Hari ke-127 Perang, Jihad Islam Palestina Sebut PM Israel Benjamin Netanyahu Hanya Punya Dua Pilihan
Opini: Hak Angket dalam Transparansi dan Akuntabilitas Syariah Islam
Opini: Syariah Islam dalam Kitab Kama Sutra Assikalaibineng