Biadab! Kesaksian Warga Gaza yang Lolos dari Tentara Israel Penjajah di RS Al Shifa, Mulai Rudapaksa hingga Dibakar Hidup-hidup

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 25 Maret 2024 | 15:12 WIB
Ilustrasi, kesaksian warga Gaza atas kebiadaban tentara Israel penjajah di kompleks RS Al Shifa baru-baru ini, ada yang mengalami rudapaksa. (Pixabay.com/Anemone123)
Ilustrasi, kesaksian warga Gaza atas kebiadaban tentara Israel penjajah di kompleks RS Al Shifa baru-baru ini, ada yang mengalami rudapaksa. (Pixabay.com/Anemone123)

Video tersebut juga menampilkan warga Palestina telanjang yang mendorong seorang pria berkursi roda dengan susah payah.

Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania menyatakan bahwa mereka telah mendokumentasikan beberapa kesaksian yang konsisten mengenai penggunaan warga Palestina sebagai perisai manusia oleh tentara Israel, menempatkan mereka dalam kondisi yang membahayakan nyawa mereka untuk mengamankan dan melindungi pasukan dan operasi militer di dalam dan sekitar Kompleks Medis Al Shifa di Gaza.

Baca Juga: Hari ke-167 Genosida, Brigade Al Qassam Halau Tank Israel Penjajah di Kompleks Medis Al Shifa

Operasi ini telah berlangsung sejak dini hari Senin lalu.

Kelompok tersebut menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa kesaksian yang mereka kumpulkan menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Israel menggunakan warga sipil, termasuk pasien dan pengungsi di dalam Kompleks Medis Al Shifa, sebagai tameng manusia.

Mereka dipekerjakan untuk memperkuat operasi militernya di dalam rumah sakit dan untuk membentuk perisai di belakang pasukan dan kendaraan militernya.

Selain itu, para pasien dan warga sipil diancam untuk mengevakuasi rumah dan bangunan tempat tinggal di sekitar kompleks medis, meminta penghuninya untuk pergi sebelum diserbu, yang mengakibatkan penangkapan dan penghancuran banyak rumah.

Ramy Abdo, seorang akademisi Palestina dan aktivis hak asasi manusia, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Israel penjajah terang-terangan melakukan pembantaian di tempat yang seharusnya menjadi zona netral di tengah peperangan.

Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Ultimatum Netanyahu soal Agresi Israel Penjajah ke Rafah

"Pendudukan Israel melakukan pembantaian dan kekejaman yang mengerikan di Rumah Sakit Al-Shifa dan sekitarnya," katanya.

"Tentara Israel secara tidak sah menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia, memaksa mereka menanggalkan pakaian, dan memaksa mereka mengungsi," lanjutnya.

Israel mengklaim pihaknya adalah tentara paling bermoral di dunia, nyatanya sebaliknya.

"Tentara membunuh perempuan, laki-laki, dan anak-anak, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap semua hukum dan norma internasional," jelasnya.

Ini menandai kedua kalinya pasukan Israel menyerbu rumah sakit tersebut sejak dimulainya perang di Gaza pada tanggal 7 Oktober, setelah sebelumnya menyerbu rumah sakit tersebut pada tanggal 16 November, menyusul pengepungan selama seminggu, yang mana halaman, bagian bangunan, dan peralatan medis dirusak oleh rumah sakit tersebut, dan generator listrik hancur.

Baca Juga: Begini Kalau Israel Bikin Motor Listrik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Quds New Network

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X