Putin juga mengungkapkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan adanya hubungan dengan kontak di Ukraina di tengah klaim Barat bahwa serangan itu dilakukan oleh organisasi teroris.
Dalam pidatonya, Putin mengecam para pelaku sebagai 'teroris internasional' dan berjanji untuk bekerja sama dengan negara mana pun yang bersedia memerangi ancaman tersebut.
Dia bersumpah untuk mengidentifikasi dan menghukum semua yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan itu.
Baca Juga: Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini
Dinas keamanan FSB mengungkapkan bahwa orang-orang bersenjata yang ditangkap memiliki hubungan dengan Ukraina dan dicegat di dekat perbatasan.
Mereka saat ini diangkut ke Moskow untuk diinterogasi lebih lanjut.
Meskipun ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, masih ada kecurigaan mengenai potensi keterlibatan Ukraina, meskipun ada penolakan dari pejabat Ukraina.
Andrei Kartapolov, seorang anggota parlemen senior Rusia, menegaskan bahwa jika keterlibatan Ukraina terbukti, Rusia harus merespons dengan tegas.
Sementara itu, Amerika Serikat telah mengkonfirmasi informasi intelijen yang mendukung klaim tanggung jawab organisasi teroris tersebut.
Seorang pejabat AS, yang berbicara secara anonim, mengungkapkan bahwa Washington sebelumnya telah memperingatkan Moskow tentang kemungkinan serangan yang akan dilakukan oleh ISIS.***
Artikel Terkait
25.000 Tentara Wagner Group Siap Mati, Belot Pasukan Vladimir Putin di Perang Rusia Ukraina
AS 'Siap-siap' Perang Hadapi Rusia dan China, Presiden Vladimir Putin Justru Bilang Begini
Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini
3 Poin Penting Wawancara Presiden Vladimir Putin dan Tucker Carlson, Salah Satunya Bahas soal Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat ke Prabowo Subianto Usai Pemilu 2024