SENAYANPOST - Baru-baru ini, jurnalis Amerika Serikat (AS) Tucker Carlson mewawancarai Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam wawancara tersebut, Putin mengungkapkan keprihatinannya mulai dari perang Rusia dan Ukraina hingga siapa dalang di balik peledakkan pipa gas Nord Stream.
Tidak hanya itu, wawancara ini juga mengungkap pandangan Putin terkait ekspansi NATO yang menjadi salah satu penyebab perang Rusia dan Ukraina.
Berikut ini tiga poin penting wawancara jurnalis AS Tucker Carlson dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Baca Juga: Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini
1. Bill Clinton Tak Setuju Rusia Gabung NATO
Putin mengklaim Clinton tidak setuju dengan bergabungnya Rusia ke NATO
Ia mengungkapkan bahwa, suatu saat, mantan Presiden AS Bill Clinton mengatakan kepadanya bahwa Rusia akan memiliki peluang untuk diterima dalam aliansi militer, NATO.
"Pada pertemuan di sini di Kremlin dengan Presiden Bill Clinton yang akan segera berakhir masa jabatannya, tepat di sini, di ruangan sebelah, saya berkata kepadanya, saya bertanya kepadanya: 'Bill, menurut Anda jika Rusia meminta untuk bergabung dengan NATO, menurut Anda apakah hal itu akan terjadi? ?’ Tiba-tiba dia berkata, ‘Tahukah Anda, ini menarik. Saya kira begitu,'" kata Putin yang berbicara melalui seorang penerjemah dalam wawancaranya pada 8 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
"Tetapi pada malam harinya, ketika kami bertemu untuk makan malam, dia berkata: ‘Anda tahu, saya sudah berbicara dengan tim saya, tidak, tidak, itu tidak mungkin sekarang.’ Anda bisa bertanya kepadanya. Saya pikir dia akan menonton wawancara kami, dia akan mengonfirmasinya," kata presiden Rusia itu.
"Saya tidak akan mengatakan hal seperti itu jika hal itu tidak terjadi. Oke, sekarang tidak mungkin," tambahnya.
Baca Juga: AS 'Siap-siap' Perang Hadapi Rusia dan China, Presiden Vladimir Putin Justru Bilang Begini
"Apakah Anda akan bergabung dengan NATO?" Carlson bertanya.
"Begini, saya bertanya, apakah mungkin atau tidak, dan jawaban yang saya dapatkan adalah tidak," kata Putin.
Artikel Terkait
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Desak Vladimir Putin Hentikan Perang Rusia Ukraina, Ini Alasannya
Vladimir Putin Tuding Tentara Bayaran Wagner 'Pengkhianat' di Tengah Perang Rusia Ukraina, Ada Apa?
25.000 Tentara Wagner Group Siap Mati, Belot Pasukan Vladimir Putin di Perang Rusia Ukraina
AS 'Siap-siap' Perang Hadapi Rusia dan China, Presiden Vladimir Putin Justru Bilang Begini
Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini