Sebagaimana diketahui, saat ini warga Gaza terancam oleh kelaparan akut seperti yang dilaporkan oleh PBB.
Oleh karena itu, perlu dilakukan gencatan senjata secara permanen agar bantuan kemanusiaan bisa masuk lebih leluasa ke wilayah kantong tersebut.
Sayangnya, usulan gencatan senjata yang diusulkan oleh AS diveto oleh Rusia dan China.
Kedua negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB tersebut berpendapat bahwa usulan AS tersebut hanya gencatan senjata sementara dan seolah-olah memberikan lampu hijau kepada negara Zionis Israel untuk melakukan invasi darat ke Rafah.
Baca Juga: Begini Kalau Israel Bikin Motor Listrik
"Semua keterbatasan mengerikan yang kalian saksikan terjadi pada kami, sejatinya itu pula yang dirasakan keluarga kalian yang tertawan," tutup video dari Hamas terkait kondisi tawanan yang belum lama ini tewas.***
Artikel Terkait
Hamas Bantah Klaim Al Arabiya soal Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel
Hamas Kirim Rincian Proposal Terbaru Gencatan Senjata di Gaza, Israel Penjajah Tolak Mentah-mentah
Begini Kalau Israel Bikin Motor Listrik
Presiden AS Joe Biden Ultimatum Netanyahu soal Agresi Israel Penjajah ke Rafah
Hari ke-167 Genosida, Brigade Al Qassam Halau Tank Israel Penjajah di Kompleks Medis Al Shifa