Hamas Kembali Umumkan Tawanan yang Tewas, Kali Ini Bukan Gegara Serangan Udara Penjajah Israel

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 24 Maret 2024 | 06:03 WIB
Juru bicara militer Hamas, Abu Ubaidah belum lama ini mengumumkan warga Israel yang tewas, kali ini bukan karena serangan udara. (t.me/qassambrigades)
Juru bicara militer Hamas, Abu Ubaidah belum lama ini mengumumkan warga Israel yang tewas, kali ini bukan karena serangan udara. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Hamas lewat sayap militernya mengumumkan kematian seorang warga Israel yang tewas bukan karena serangan udara tentara Zionis.

Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas mengungkapkan bahwa warga Israel ini tewas akibat kelaparan dan kekurangan obat-obatan.

Lebih lanjut, Abu Ubaidah mengungkapkan bahwa warga Israel yang tewas ini bernama Yeji Buchhataf.

Sebelumnya, Abu Ubaidah juga mengingatkan kepada pemerintah Benjamin Netanyahu bahwa para tawanan yang ditahan Hamas ini mengalami kondisi serupa dengan warga Gaza yang saat ini terus mengalami agresi kejam Israel penjajah.

"Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa para tawanan musuh juga menderita kondisi yang sama seperti yang dialami oleh rakyat kami," kata Abu Ubaidah dalam pernyataan tertulisnya pada 24 Maret 2024 dari telegram resmi Brigade Al Qassam.

Baca Juga: Hari ke-167 Genosida, Brigade Al Qassam Halau Tank Israel Penjajah di Kompleks Medis Al Shifa

Abu Ubaidah melanjutkan bahwa para tawanan ini menderita kelaparan dan kekurangan seperti yang dialami oleh warga Gaza saat ini.

"Bahwa mereka menderita karena kekurangan makanan dan obat-obatan. Bahwa penyakit ini kini mengancam kehidupan banyak orang," lanjutnya.

Identitas warga Israel yang tewas tersebut adalah Yeji Buchhataf berumur 34 tahun.

"Maka, kami umumkan, meninggalnya tahanan Zionis, Yeji Buchhataf, 34 tahun, akibat kekurangan obat-obatan dan makanan," terangnya.

Dalam sebuah video propagandanya, Hamas mengungkapkan bahwa Yeji sempat lolos dari serangan rudal tentara Israel penjajah.

Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Ultimatum Netanyahu soal Agresi Israel Penjajah ke Rafah

Sayangnya, warga Israel tersebut tidak selamat dari kelaparan dan kekurangan obat-obatan.

"Meski selamat dari serangan rudal IDF, sayangnya ia tidak selamat karena kekurangan makanan dan obat-obatan," bunyi tulisan dalam video tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Qassam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X