Hamas Kirim Rincian Proposal Terbaru Gencatan Senjata di Gaza, Israel Penjajah Tolak Mentah-mentah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 16 Maret 2024 | 05:05 WIB
Hamas mewakili faksi Perlawanan Palestina kirim proposal gencatan senjata setelah berkali-kali ditolak penjajah Israel. (t.me/hamas.ps)
Hamas mewakili faksi Perlawanan Palestina kirim proposal gencatan senjata setelah berkali-kali ditolak penjajah Israel. (t.me/hamas.ps)

Lima bulan setelah perang, kantor Netanyahu mengatakan pada bulan Februari bahwa pihaknya telah memerintahkan militer untuk mengembangkan rencana untuk mengevakuasi Rafah dan menghancurkan empat batalyon Hamas yang dikatakan dikerahkan di sana.

Kemungkinan terjadinya serangan di Rafah, tempat sebagian besar pengungsi mencari perlindungan, memicu kekhawatiran internasional atas dampak buruk yang ditimbulkannya.

Baca Juga: Didesak Terus AS Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Tidak Akan Berkompromi soal Ini

Hamas mengatakan perundingan gencatan senjata telah tersendat selama beberapa minggu terakhir karena penolakan Netanyahu terhadap tuntutan mereka, yang mencakup gencatan senjata permanen, penarikan Israel dari Jalur Gaza, kembalinya para pengungsi di wilayah selatan ke wilayah tengah dan utara, dan meningkatkan bantuan tanpa batasan.

Pada bulan Februari, Hamas menerima rancangan proposal dari perundingan gencatan senjata Gaza di Paris yang mencakup jeda 40 hari dalam semua operasi militer dan pertukaran tahanan Palestina dengan sandera Israel dengan perbandingan 10 banding 1.

Artinya, 1 sandera Israel ditukar dengan 10 tahanan Palestina.

Ini adalah perbandingan tawanan yang ditukar yang sama dengan proposal terbaru gencatan senjata dari Hamas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X