SENAYANPOST - Hamas belum lama ini mengirim proposal gencatan senjata kepada mediator dan Amerika Serikat (AS) yang salah satu isinya membicarakan soal pembebasan tawanan.
Dalam rincian yang dikirimkan kepada para mediator, Hamas meminta Israel penjajah untuk membebaskan di antaranya 100 warga Palestina yang dihukum seumur hidup.
Lebih lanjut, Hamas juga akan membebaskan tawanan perempuan, anak-anak, orang tua, dan orang sakit sebagai imbalan atas pembebasan sekitar 700 hingga 1.000 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel penjajah.
Sementara itu, pemerintah Israel penjajah sampai artikel ini dibuat masih mendiskusikan proposal gencatan senjata dari Hamas tersebut dan disaat yang bersamaan rencananya akan menyerang Rafah.
Baca Juga: Hamas Bantah Klaim Al Arabiya soal Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel
Pernyataan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa proposal terbaru itu masih didasarkan pada 'tuntutan yang tidak realistis'.
Perkembangan terkini mengenai masalah ini akan diserahkan kepada kabinet perang dan kabinet keamanan tambahan pada hari Jumat.
Mesir dan Qatar telah berusaha mempersempit perbedaan antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata yang seharusnya terjadi karena krisis kemanusiaan yang semakin parah menyebabkan seperempat penduduk di Jalur Gaza menghadapi kelaparan.
Pejabat Qatar tidak segera menanggapi permintaan komentar terhadap sikap awal Israel penjajah ini.
Mesir berusaha mencapai gencatan senjata di Gaza, meningkatkan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza dan memungkinkan pengungsi Palestina di wilayah selatan dan tengah wilayah kantong tersebut untuk pindah ke wilayah utara, kata Presiden Abdel Fattah al-Sisi pada hari Jumat.
"Kita berbicara tentang mencapai gencatan senjata di Gaza, yang berarti gencatan senjata, memberikan bantuan dalam jumlah terbesar," katanya kepada akademi kepolisian Mesir pada 15 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Sisi juga memperingatkan bahaya serangan Israel ke Rafah, yang terletak di perbatasan dengan Mesir.
Kemungkinan Serangan Darat di Rafah
Artikel Terkait
Sikap Bersama Australia dan ASEAN Terkait Konflik di Gaza, Desak Gencatan Senjata antara Penjajah Israel dan Pejuang Palestina
Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Temui Jalan Buntu, AS Sebut Bola Ada di Tangan Hamas
Didesak Terus AS Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Tidak Akan Berkompromi soal Ini
Penjajah Israel 'Ogah-ogahan' Gencatan Senjata di Gaza, Ismail Haniyeh Sebut Hamas Siap Capai Kesepakatan
Hamas Bantah Klaim Al Arabiya soal Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel