Hari Pertama Ramadhan, Pasukan Penjajah Israel Pukuli dan Cegah Warga Masuk Masjid Al Aqsa

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 12 Maret 2024 | 20:49 WIB
Ilustrasi, Hari pertama Ramadhan di Palestina, sejumlah tentara Israel serang jamaah Masjid Al Aqsa Tepi Barat. (Pexels.com/Haley Black)
Ilustrasi, Hari pertama Ramadhan di Palestina, sejumlah tentara Israel serang jamaah Masjid Al Aqsa Tepi Barat. (Pexels.com/Haley Black)

SENAYANPOST - Bulan suci Ramadhan tiba, warga Palestina di Tepi Barat dipukuli sekaligus dicegah tentara penjajah Israel memasuki kompleks Masjid Al Aqsa.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat warga Palestina di Tepi Barat yang dihadang oleh tentara penjajah Israel untuk melaksakanan salat di Masjid Al Aqsa yang diberkahi.

Terlihat petugas polisi bersenjata Israel yang memukuli warga Palestina di jalan-jalan Kota Tua, saat mereka sedang berjalan menuju Masjid Al Aqsa untuk melaksanakan salat tarawih.

Salat malam ini biasa dilakukan di bulan suci Ramadhan dan menarik puluhan ribu umat Islam yang melaksanakan salat berjamaah.

Menurut media lokal, tentara Israel mendirikan beberapa pos pemeriksaan di sekitar Kota Tua di Yerusalem Timur yang diduduki, memblokir jalan dan menghalangi orang mencapai lokasi tersebut.

Baca Juga: Memahami Reaksi Trauma Israel

Saksi mata mengatakan bahwa polisi Israel hanya mengizinkan beberapa pria dan wanita berusia di atas 40 tahun untuk memasuki lokasi tersebut.

Pemerintah Israel telah mengeluarkan pernyataan pada tanggal 5 Maret yang mengatakan bahwa mereka tidak akan membatasi jamaah Palestina selama Ramadhan.

Saksi mata mengatakan, pasukan Israel menghentikan dan memeriksa tas pemuda dan pemudi di gang-gang Kota Tua.

"Jumlah warga Palestina yang dilarang memasuki Al Aqsa lebih banyak daripada jumlah jamaah yang bisa masuk dan melaksanakan salat tarawih," kata seorang warga kepada wartawan pada 11 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

"Pasukan pendudukan bahkan mencegah pertemuan warga Palestina atau salat di daerah sekitarnya," tambahnya, mengacu pada pasukan keamanan Israel.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Jakarta dan Kepulauan Seribu Mulai 12 hingga 18 Maret, Lengkap dengan Waktu Salat

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan pada hari Senin bahwa pembatasan yang diberlakukan oleh Israel terhadap akses jamaah Muslim ke al-Aqsa mendorong situasi menuju 'ledakan'.

Dalam pernyataannya, Safadi mengatakan negaranya menolak langkah Israel yang membatasi akses ke tempat suci tersebut selama Ramadhan, dengan alasan kebutuhan keamanan di tengah perang yang berkecamuk di Gaza.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X