Tidak sedikit menteri di pemerintahan Netanyahu yang terang-terangan ingin melakukan genosida terhadap Palestina.
Pemerintahan Biden telah berulang kali mendesak Netanyahu untuk tidak melancarkan serangan terencana di Rafah sampai Israel dapat memastikan evakuasi yang aman bagi sekitar 1,3 juta warga Palestina yang berlindung di kota tersebut.
Pada hari Kamis, Biden mengumumkan rencana untuk membangun pelabuhan sementara di Gaza untuk memungkinkan pengiriman bantuan melalui laut di tengah pembatasan ketat Israel terhadap pengangkutan pasokan melalui darat.
Biden bulan lalu menyatakan harapan bahwa Israel dan Hamas dapat menyetujui jeda sementara pertempuran sebelum Ramadhan, tetapi harapan akan kesepakatan pada saat itu memudar setelah para mediator meninggalkan Kairo pekan lalu tanpa mencapai kesepakatan.
Biden mengatakan dalam wawancaranya pada hari Sabtu bahwa kesepakatan 'selalu mungkin' dan bahwa Direktur CIA Bill Burns masih berada di wilayah tersebut untuk memfasilitasi negosiasi setelah bertemu dengan David Barnea, rekannya dari badan intelijen Israel Mossad, pada hari sebelumnya.
Mossad mengatakan pada hari Sabtu bahwa diskusi mengenai gencatan senjata berlangsung 'sepanjang waktu' meskipun harapan akan adanya terobosan meredup.
Perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 30.800 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut.
Operasi Badai Al Aqsa yang dilancarkan Perlawanan Palestina pada 7 Oktober terhadap Israel menewaskan 1.139 orang, menurut otoritas penjajah Zionis.***
Artikel Terkait
Sikap Bersama Australia dan ASEAN Terkait Konflik di Gaza, Desak Gencatan Senjata antara Penjajah Israel dan Pejuang Palestina
Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Temui Jalan Buntu, AS Sebut Bola Ada di Tangan Hamas
Indonesia Bakal Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Udara, Jokowi: Lewat Darat Sangat Sulit
Didesak Terus AS Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Tidak Akan Berkompromi soal Ini
Hari ke-154 Perang di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Dunia Internasional Gagal Hentikan Rencana Penjajah Israel