"Kami memperbarui seruan kami kepada komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memenuhi tanggung jawab hukum dan kemanusiaan mereka, dan untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah entitas Nazi menghancurkan rumah sakit dan pusat kesehatan yang tersisa yang tidak memenuhi tingkat perawatan medis minimum untuk rakyat kami," ungkapnya.
Baca Juga: Hari ke-127 Perang, Jihad Islam Palestina Sebut PM Israel Benjamin Netanyahu Hanya Punya Dua Pilihan
Di akhir pernyataan tersebut, Hamas menegaskan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri dan menentukan nasibnya sendiri.
"Rakyat Palestina mempunyai hak untuk membela diri, mendapatkan kembali kebebasannya, dan menentukan nasibnya sendiri," tutup pernyataan resmi Hamas.***
Artikel Terkait
Menlu Iran Temui Petinggi Perlawanan Palestina di Lebanon, Puji Ketangguhan para Pejuang di Gaza dan Tepi Barat
Penjajah Israel Bakal Serang Rafah Tempat 1,4 Juta Pengungsi Palestina, Uni Eropa Sebut Mengkhawatirkan
Hari ke-127 Perang, Jihad Islam Palestina Sebut PM Israel Benjamin Netanyahu Hanya Punya Dua Pilihan
Gadis Kecil dan Dua Kru Bulan Sabit Palestina Ditemukan Syahid Setelah 12 Hari Hilang Kontak
Hamas Kecam Keras Invasi Darat Penjajah Israel Renggut Lebih 100 Warga Palestina di Rafah