Hamas Buka Suara Terkait Dua Tawanan yang Bebas, Temukan Fakta Lapangan Ini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 13 Februari 2024 | 17:02 WIB
Hamas memberikan keterangan resmi terkait dua tawanan yang diselamatkan Israel di tengah bombardir Rafah. (t.me/hamas.ps)
Hamas memberikan keterangan resmi terkait dua tawanan yang diselamatkan Israel di tengah bombardir Rafah. (t.me/hamas.ps)

SENAYANPOST - Hamas baru-baru ini menanggapi dua orang tawanan yang berhasil dievakuasi oleh tentara penjajah Israel di Rafah.

Dalam konferensi persnya, Hamas menegaskan bahwa dua tawanan tersebut merupakan warga negara Israel yang tepatnya berada di Kamp Shaboura.

Lebih lanjut, Hamas menilai itu adalah bagian dari propaganda Israel yang sesungguhnya sudah mengalami kekalahan dalam Operasi Badai Al Aqsa ini.

Hal ini disampaikan langsung oleh anggota politbiro Hamas, Osama Hamdan.

Ia menjelaskan bahwa dua tawanan yang 'berhasil' diselamatkan adalah warga sipil biasa.

Baca Juga: Hamas Kecam Keras Invasi Darat Penjajah Israel Renggut Lebih 100 Warga Palestina di Rafah

"Pendudukan mengklaim telah mencapai dua tawanan Zionis di kamp Shaboura di Rafah dan membebaskan mereka, dan memasarkannya sebagai sebuah pencapaian bagi tentaranya yang kalah, mengingat kekalahan dan perlawanan yang mereka hadapi di berbagai area pertempuran, terutama di Khan Yunis, dan kegagalannya memulihkan para tawanan," kata Osama Hamdan dalam konferensi pers yang digelar pada 12 Februari 2024.

Setelah IDF merilis berita evakuasi dua tahanan, gerakan Perlawanan Palestina tidak langsung mengonfirmasinya.

"Sambil menunggu laporan perlawanan kita mengenai insiden tersebut, karena ini adalah sumber informasi yang terdokumentasi, kami menemukan fakta bahwa ada laporan pers lapangan yang menunjukkan bahwa kedua tahanan tersebut bukan milik gerakan Hamas, melainkan sebuah keluarga sipil Israel biasa," ungkap Hamdan.

Hal ini membuat narasi yang disebarkan penjajah Israel meragukan.

"Ini jelas meragukan kredibilitas narasi penjajah, dan menegaskan upaya mereka untuk membesar-besarkan peristiwa tersebut demi mencari pencapaian yang kosong," lanjutnya.

Baca Juga: PM Israel Benjamin Netanyahu Tolak Usulan Gencatan Senjata, Bakal Terus Bombardir Gaza Sampai Hamas Kalah

Hamas menilai bahwa Israel sedang meningkatkan moral tentaranya yang saat ini sedang runtuh.

Berdasarkan laporan dari IDF, ribuan tentara Zionis tersebut disebutkan mengalami luka-luka dan banyak yang cacat permanen setelah datang ke medan perang di Gaza.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X