"Bukankah lebih baik bernegosiasi dengan Rusia? Membuat kesepakatan. Sudah memahami situasi yang berkembang saat ini, menyadari bahwa Rusia akan memperjuangkan kepentingannya sampai akhir," ujarnya.
Putin juga mengatakan solusi akan mungkin terjadi jika AS berhenti memasok senjata.
"Jika Anda benar-benar ingin berhenti berperang, Anda harus berhenti memasok senjata. Ini akan selesai dalam beberapa minggu, itu saja, dan kemudian kita dapat menyetujui beberapa persyaratan. Sebelum Anda melakukan itu, berhentilah," kata Putin.
3. Siapakah yang Meledakkan Nord Stream?
Putin juga menyalahkan CIA atas ledakan jaringan pipa Nord Stream, yang memutus jalur utama ekspor gas Rusia ke Eropa dan memicu ketegangan geopolitik.
"Siapa yang meledakkan Nord Stream?" Carlson bertanya.
Putin menjawab: "Anda, tentu saja".
Carlson dengan bercanda menjawab, "Saya sibuk hari itu".
"Anda secara pribadi mungkin punya alibi, tapi CIA tidak punya alibi seperti itu," kata Putin.
"Apakah Anda punya bukti bahwa NATO atau CIA yang melakukannya," kata Carlson.
"Saya tidak akan menjelaskan secara rinci tetapi Anda harus mencari seseorang yang tertarik dan memiliki kemampuan," ujarnya.
Menurutnya, bukan sembarang orang bisa meledakkan pipa gas tersebut.
"Banyak orang mungkin tertarik namun tidak semuanya mampu tenggelam ke dasar Laut Baltik dan melakukan ledakan ini," lanjut Putin.***
Artikel Terkait
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Desak Vladimir Putin Hentikan Perang Rusia Ukraina, Ini Alasannya
Vladimir Putin Tuding Tentara Bayaran Wagner 'Pengkhianat' di Tengah Perang Rusia Ukraina, Ada Apa?
25.000 Tentara Wagner Group Siap Mati, Belot Pasukan Vladimir Putin di Perang Rusia Ukraina
AS 'Siap-siap' Perang Hadapi Rusia dan China, Presiden Vladimir Putin Justru Bilang Begini
Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini