Media AS Klaim Gencatan Senjata Tertunda Gegara Konflik Internal Hamas, Begini Kata Pengamat Politik Israel

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 4 Februari 2024 | 11:55 WIB
Beberapa media AS mengklaim upaya gencatan senjata tertunda karena adanya konflik internal Hamas, begini kata pengamat politik Israel. (Hamas.ps)
Beberapa media AS mengklaim upaya gencatan senjata tertunda karena adanya konflik internal Hamas, begini kata pengamat politik Israel. (Hamas.ps)

SENAYANPOST - Media Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengklaim bahwa ada konflik internal dalam Hamas sehingga upaya gencatan senjata antara Israel dan Palestina itu tertunda.

Sebelumnya tersebar kabar bahwa upaya gencatan senjata dan pertukaran tawanan itu 'terhambat' karena adanya perselisihan antara Ismail Haniyeh dan Yahya Sinwar.

Namun, sumber keamanan Israel juga mengonfirmasi bahwa belum ada informasi lebih lanjut mengenai perselisihan dalam gerakan Hamas yang mempengaruhi negosiasi gencatan senjata dan pertukaran tawanan.

Pengamat politik Israel, Yaron Abraham mengatakan bahwa negaranya masih menunggu posisi resmi Hamas terkait rencana yang dirumuskan pada pertemuan di Paris.

Baca Juga: Empat Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina Kena Sanksi AS, Ini Tanggapan Netanyahu

"Saat itu, ada pemahaman bahwa proses tersebut akan dilakukan pada akhir minggu ini. Namun, jadwalnya bergeser, sehingga pertemuan yang diantisipasi di Kairo ditunda," kata Yaron Abraham pada 4 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Kemungkinan besar, Israel akan menerima tanggapan Hamas dalam beberapa hari ke depan.

Terbaru, Hamas dan faksi Perlawanan lainnya masih mempelajari proposal Israel.

Mereka menegaskan gencatan senjata penuh di Gaza untuk melakukan pertukaran tawanan.

Diketahui, ada 136 warga Israel yang menjadi tawanan Hamas.

Baca Juga: Hari ke-118 Perang, Brigade Al Qassam Rilis Dua Video Operasi Militer, Salah Satunya Targetkan Perwira Israel

"Oleh karena itu, di Israel, mereka mengantisipasi menerima tanggapan akhir besok atau mungkin lusa, yang mengindikasikan kemungkinan untuk melakukan negosiasi. Namun, hal ini tidak berarti kesepakatan telah selesai," lanjutnya.

"Akankah Israel menerima sinyal ini dari Hamas?" imbuhnya.

Tidak sedikit media yang mengklaim bahwa Hamas belum memberikan jawaban karena adanya konflik internal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X