Alasan Hamas Lancarkan Operasi Badai Al Aqsa dengan Kelompok Pejuang Palestina Lainnya, Salah Satunya Gegara Penjajahan Israel

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 24 Januari 2024 | 06:05 WIB
Hamas ungkap alasan operasi militer Badai Al Aqsa yang dilancarkan dengan pejuang Palestina lainnya, salah satunya karena penjajahan Israel. (t.me/qassambrigades)
Hamas ungkap alasan operasi militer Badai Al Aqsa yang dilancarkan dengan pejuang Palestina lainnya, salah satunya karena penjajahan Israel. (t.me/qassambrigades)

Laporan tersebut selanjutnya mencantumkan tindakan terbaru Israel terhadap warga Palestina sebelum tanggal 7 Oktober, termasuk lima perang melawan Gaza sejak pergantian abad dan Intifada Kedua yang dikatakan telah menewaskan lebih dari 11.000 warga Palestina.

Hamas juga menyatakan bahwa Israel membatalkan Perjanjian Oslo dan kemungkinan mendirikan negara Palestina 'melalui kampanye luas pembangunan permukiman dan Yudaisasi atas tanah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki'.

"Hanya satu bulan sebelum Operasi Badai Al Aqsa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyajikan peta yang disebut 'Timur Tengah Baru', yang menggambarkan ‘Israel’ yang membentang dari Sungai Yordan hingga Laut Mediterania termasuk Tepi Barat dan Gaza," kata dokumen itu.

Baca Juga: Bukan 75 Tahun, Hamas Ungkap Perjuangan Panjang Rakyat Palestina Lawan Penjajahan

Dokumen tersebut juga menyebutkan serangan Israel ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem, penyerangan dan penghinaan terhadap warga Palestina yang ditahan di penjara Israel, serta blokade Jalur Gaza selama 17 tahun.

"Apa yang diharapkan dari rakyat Palestina setelah semua itu? Untuk terus menunggu dan terus mengandalkan PBB yang tidak berdaya!" laporan itu berkata.

"Atau mengambil inisiatif dalam membela rakyat, tanah, hak dan kesucian Palestina; mengetahui bahwa tindakan pembelaan adalah hak yang tercantum dalam hukum, norma dan konvensi internasional," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Hamas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X