Pejabat Fatah telah memberi tahu orang Amerika, tambahnya, bahwa jika gencatan senjata dapat disepakati, orang -orang Palestina 'antara kami akan mengatur ulang dan menghadirkan solusi bagi dunia'.
Dia juga mengatakan pertemuan Fatah berikutnya, yang telah dijadwalkan akhir tahun lalu, tetapi ditunda, bisa menjadi yang pertama 'tanpa pengaruh Israel'.
Jika Israel berusaha melakukan intervensi, partai akan memindahkan pertemuan itu ke Beirut atau di tempat lain di luar Palestina yang katanya hanya akan mendorong kepemimpinan untuk berbagi sudut pandangnya.
Baca Juga: Hamas Kecam Keras Insiden Penyerangan Staf Telekomunikasi Gaza oleh IDF, Sebut Kejahatan Perang
Fatah, yang dipimpin oleh Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas, adalah faksi dominan dalam PLO dan PA yang berbasis di Ramallah.
Hamas dan Fatah telah bersaing untuk pengaruh di wilayah-wilayah Palestina yang diduduki sejak Hamas, dipimpin oleh Haniyeh, memenangkan pemilihan parlemen pada tahun 2006.
Fatah menolak untuk mengakui hasilnya, dan Hamas kemudian mengambil kendali Gaza pada tahun 2007 setelah pertempuran antara kedua kelompok-kelompok bersenjata kedua pihak.***
Artikel Terkait
Sidang ICJ: Israel Bantah Lakukan Genosida di Gaza, Sebut Hamas hingga 137 Kali
Brigade Al Qassam Hamas Rilis Video Warga Israel yang Ditawan 2014: Masih Ingatkah Mereka?
Hamas Kecam Keras Insiden Penyerangan Staf Telekomunikasi Gaza oleh IDF, Sebut Kejahatan Perang
Nasib Tiga Warga yang Jadi Tawanan, Hamas Sebut Pemerintah Israel Pembohong
Bukan Hamas, Ternyata Sosok Ini Ada di Balik Tragedi Festival Musik Nova 7 Oktober 2023