Bukan Hamas, Ternyata Sosok Ini Ada di Balik Tragedi Festival Musik Nova 7 Oktober 2023

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 15 Januari 2024 | 16:31 WIB
Temuan baru terkait tragedi Festival Musik Nova 7 Oktober 2023, di mana Hamas melancarkan operasi militer Badai Al Aqsa. (Twitter.com/@GonenYonatan)
Temuan baru terkait tragedi Festival Musik Nova 7 Oktober 2023, di mana Hamas melancarkan operasi militer Badai Al Aqsa. (Twitter.com/@GonenYonatan)

SENAYANPOST - Investigasi terkait tragedi Festival Musik Nova pada 7 Oktober 2023 yang pada awalnya dituduhkan kepada Hamas.

Namun, investigasi terbaru mengungkap bahwa Hamas tidak terlibat dalam tragedi tersebut.

Tidak lain tidak bukan, IDF diduga kuat menjadi pelaku utama tragedi tersebut di mana 364 warga Israel menjadi korbannya.

Lalu, apa alasan IDF melakukan operasi militer demikian brutalnya? Mari kita simak ulasannya berikut ini.

Operasi Penunggang Kuda Filistin

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, pada pukul 06.30, tepat setelah matahari terbit pada tanggal 7 Oktober, para pejuang dari sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam, melancarkan operasi militernya, menembakkan rentetan rudal ke arah Israel.

Ribuan pejuangnya dan orang-orang dari faksi lain menerobos pagar perbatasan Gaza di beberapa lokasi untuk menyerang sekitar pangkalan militer Israel dan menawan permukiman sebagai alat untuk mencapai kesepakatan pertukaran tahanan massal.

Meskipun tentara memerlukan waktu berjam-jam untuk merespons, satuan Polisi Perbatasan segera dikerahkan.

Pada pukul 06.42, hanya 12 menit setelah Operasi Badai Al Aqsa dilancarkan, Komandan Polisi Israel Distrik Selatan, Amir Cohen, memberikan perintah dengan kode nama 'Penunggang Kuda Filistin', mengirimkan petugas polisi dan Polisi Perbatasan yang berada waspada ke lokasi berbagai pertempuran.

Ini termasuk anggota unit komando Yamam dan Tequila yang tidak memiliki tugas polisi tetapi melakukan operasi militer dan kontra-terorisme, termasuk pembunuhan rahasia di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Menurut seorang perwira senior Israel yang berbicara kepada New York Times, bala bantuan resmi pertama ke Israel selatan datang dari pasukan komando yang tiba dengan helikopter.

Sagi Abitbol, seorang polisi yang bekerja sebagai penjaga keamanan di festival tersebut, termasuk orang pertama yang menghadapi pejuang Hamas di dekat Nova, dan menyaksikan kedatangan awal helikopter tersebut.

Selama pertempuran, 59 petugas polisi Israel tewas, termasuk setidaknya 17 orang di festival Nova.

Baca Juga: Nasib Tiga Warga yang Jadi Tawanan, Hamas Sebut Pemerintah Israel Pembohong

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X