Menlu AS Anthony Blinken Prihatin Putra Sulung Wael Al Dahdouh Syahid, Warganet: Air Mata Buaya

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 8 Januari 2024 | 14:47 WIB
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengaku prihatin atas syahidnya putra sulung Wael Al Dahdouh, begini komentar netizen. (Twitter.com/@SecBlinken)
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengaku prihatin atas syahidnya putra sulung Wael Al Dahdouh, begini komentar netizen. (Twitter.com/@SecBlinken)

Baca Juga: Cek Fakta: Anies Baswedan Klaim Kemenhan Beli Alutsista Bekas Rp700 T, Benarkah?

"Ditanya apakah dia mengutuk penargetan jurnalis sehingga dia bingung menjawab pertanyaan itu dan tidak memberikan jawaban yang bisa diberikan oleh manusia yang baik. Ia tetap tidak mengecam rezim teroris Israel," ujar netizen lainnya.

"Air mata buaya," tulis netizen lainnya mengkritik Blinken.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan mengadakan pembicaraan di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi pada hari Senin sebelum berangkat ke Israel setelah memperingatkan bahwa perang Gaza dapat menyebar ke seluruh wilayah tanpa upaya perdamaian yang terpadu.

Blinken memulai upaya diplomatik Timur Tengah selama lima hari di Yordania dan Qatar pada hari Minggu, berupaya untuk mencegah perang yang lebih luas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Alasan Hizbullah Serang Pangkalan Militer Israel Meron, Punya Peran Strategis?

Dia juga dijadwalkan mengunjungi Tepi Barat dan Mesir minggu ini.

"Ini adalah konflik yang dapat dengan mudah meluas, menyebabkan lebih banyak ketidakamanan dan penderitaan," kata Blinken pada konferensi pers di Doha sebelum berangkat ke Abu Dhabi sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan intensitas serangan di Gaza menandakan tekad negaranya untuk menghancurkan kelompok militan Hamas yang menguasai wilayah tersebut dan menghalangi musuh potensial lainnya yang didukung Iran, termasuk Hizbullah di Lebanon.

"Pandangan dasar saya: Kita sedang melawan sebuah poros, bukan satu musuh," kata Gallant kepada Wall Street Journal.

Baca Juga: PERTAHANAN, KEAMANAN, HUBUNGAN INTERNASIONAL, DAN GEOPOLITIK

"Iran sedang membangun kekuatan militer di sekitar Israel untuk menggunakannya," lanjutnya.

Israel dan Hizbullah sering saling baku tembak di perbatasan Lebanon dan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman tampaknya bertekad untuk melanjutkan serangan terhadap kapal-kapal Laut Merah sampai Israel berhenti membombardir warga Palestina di Gaza.

Perang Gaza dipicu oleh serangan mendadak Hamas terhadap kota-kota Israel pada 7 Oktober yang menurut Israel menewaskan sekitar 1.200 orang. Dikatakan 240 orang disandera.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X