SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken mengaku prihatin atas meninggalnya Hamza Al Dahdouh setelah dibom Israel di Rafah baru-baru ini.
Hamza Al Dahdouh merupakan putra sulung Wael Al Dahdouh yang merupakan Kepala Biro Al Jazeera di Gaza.
Blinken yang mengadakan konferensi pers usai pertemuannya dengan Qatar menanggapi pertanyaan wartawan.
"110 jurnalis telah ditarget oleh IDF termasuk kolega kami, putra kolega kami Wael Al Dahdouh. Apakah AS mengutuk dengan menarget jurnalis?" tanya seorang wartawan pada 7 Januari 2024 saat konferensi pers dengan Qatar.
Baca Juga: Pengamat Tanggapi Debat Capres Ketiga, Sebut Ganjar dan Anies Lebih Mumpuni
Blinken menyampaikan belasungkawa kepada Wael Al Dahdouh dan mengaku prihatin dengan tragedi yang terjadi di Rafah tersebut.
"Saya sangat menyesal atas kehilangan yang hampir tak terbayangkan yang diderita rekan Anda Wael Al Dahdouh," kata Blinken menanggapi pertanyaan wartawan.
Menlu AS juga menyatakan bahwa ia juga seorang orang tua. Ia tampak berbicara terbata-bata sambil menahan air mata.
"Saya sendiri adalah orang tua. Saya tidak dapat membayangkan kengerian yang dialaminya tidak hanya sekali, tetapi sekarang tidak dua kali," lanjutnya.
Baca Juga: Saga Terakhir One Piece: Gara-gara Ini, Sikap Shanks Berubah Total pada Luffy, Ada Apa?
Menurutnya, serangan Israel ini menarget terlalu banyak warga sipil Palestina yang tidak bersalah.
"Ini adalah sebuah tragedi yang tak terbayangkan dan hal ini juga terjadi karena, seperti yang saya katakan, terlalu banyak pria, wanita, dan anak-anak Palestina yang tidak bersalah," ujarnya.
Sementara itu, tidak sedikit warganet yang mengkritik pernyataan Blinken mengenai genosida di Gaza dalam konferensi pers itu.
"Upaya kosong dan hampa dalam pengendalian kerusakan. Pertanyaannya adalah apakah Anda mengutuk pembunuhan jurnalis namun dia tidak menanggapinya. Blinken tidak peduli dengan Wael Dahdouh, saya yakin itu," tulis seorang netizen.
Artikel Terkait
Al Jazeera Kutuk Serangan Tentara Israel di Khan Younis hingga Tewaskan Samer Abu Daqqa
AS Klaim 20 Negara Ikut Operation Prosperity Guardian, Bakal Hadapi Houthi Yaman di Laut Merah
AS Tembak Jatuh Drone Houthi Yaman, Menlu Inggris Tuding Iran Ada di Balik Kelompok Militan
Presiden Iran Minta AS dan Israel Diadili Atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan: Mereka Bukan Pendukung Perdamaian
Putra Sulung Kepala Biro Al Jazeera Wael Al Dahdouh Syahid Akibat Serangan Udara Israel