Baca Juga: Benarkah RS Indonesia di Gaza Diduduki Tentara Israel? Ini Penjelasan MER-C
Ed juga menambahkan bahwa, rezim otoritarian tidak akan ada yang bertahan lama dan mengingatkan seluruh warga Indonesia, agar hati-hati karena rejim seperti inilah yang akan disesali oleh seluruh rakyat.
Lain lagi Charles Berghorn, konsultan senior yang kontan tegas menyatakan keprihatinannya atas tergerusnya penerapan konstitusi di Indonesia.
Ia membandingkannya dengan apa yang terjadi di AS. “Di Amerika Serikat, konstitusi adalah dasar segalanya, adalah bedrock dari kehidupan bernegara, dan merupakan pertahanan terpenting. Pemilu yang jujur yang adil adalah mekanisme untuk penentuan pemerintahan yang kredibel,” ujarnya tegas.
SANTA FE, NEW MEXICO, USA
Baca Juga: Tegas! Perdana Menteri Anwar Ibrahim Resmi Larang Kapal Israel Berlabuh di Malaysia
Sosialisasi untuk pertama kalinya diselenggarakan di Santa Fe, tepatnya di East San Francisco St., Santa Fe, New Mexico, dan dihadiri oleh 20-an warga sekitar.
Penggagas kegiatan ini, John Wantania yang juga berprofesi sebagai koki, memang sengaja mengadakan kegiatan ini untuk mengadakan sosialisasi mengenai GanjarMahfud.
“Mau siapapun yang mencoba, kami disini solid mendukung Ganjar- Mahfud,” ujar John yang juga sampai saat ini aktif menggalakan suara di Minahasa Utara dan sebelumnya pernah bekerja di Pemda Minut sebelum hijrah ke Amerika Serikat.
PITTSBURGH, PENNSYLVANIA, USA
Baca Juga: Pesan Ganjar Pranowo untuk Pendukungnya di Amerika Serikat dan Canada
Acara sosialisasi juga baru pertama kali diselenggarakan di Pittsburgh, Pennsylvania, dan dihadiri oleh 50-an warga sekitar.
Pribadi Kardono, penggagas sekaligus salah satu tokoh masyarakat penyelenggara kegiatan, yang juga dikenal sebagai salah satu pioneer keamanan siber di AS, dan aktif di berbagai komunitas ini mengatakan bahwa ia yakin hanya Ganjar- Mahfud, yang dapat menjawab tantangan global saat ini yaitu dibukanya lapangan pekerjaan bagi kaum Gen-Z dan untuk menstabilkan harga yang terus meroket.
“Bagi saya, tantangan bagi Indonesia kedepan adalah untuk dapat menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing di kancah global. Program Mas Ganjar yang SMK gratis itu, saya harap bisa di-nasional-kan. Hanya dengan meningkatnya kualitas SDM kita mampu bersaing dengan negara-negara lain,” ujar Didik.
Ia membandingkan kualitas SDM Indonesia dengan Filipina. “Dari Filipina, banyak dikirim kemari (Amerika Serikat) tenaga kerja perawat, misalkan. Dari India, banyak yang terlibat di industri komputer dan peranti lunak. Pasar terbuka luas bagi SDM Indonesia, semua terserah kita yang menindaklanjuti, mau bidang apa yang kita kuasai,” jelasnya.
Artikel Terkait
Susul Anies Baswedan dan Cak Imin, Ganjar Pranowo Datangi Kantor KPU RI dengan Mahfud MD
Alasan Ahok Lebih Pilih Ganjar dan Mahfud MD Dibanding Gibran Rakabuming: Ini Urus Negara Lho!
AM Hendropriyono Isyaratkan Dukungan untuk Ganjar dan Mahfud MD, Ternyata Ini Alasannya
Pesan Ganjar Pranowo untuk Pendukungnya di Amerika Serikat dan Canada
Pendukung Ganjar Pranowo di Australia Berkumpul di Australia Membahas tentang Golput
Meski Sempat Diintimidasi Acara Pendukung Ganjar Pranowo di Canada tetap Berjalan
Pendukung Ganjar Pranowo di Luar Negeri Makin Luas, Diaspora Indonesia di Mesir Deklarasi Dukung Paslon Nomor 3