Baca Juga: Alasan Ahok Lebih Pilih Ganjar dan Mahfud MD Dibanding Gibran Rakabuming: Ini Urus Negara Lho!
Syadzila Rizqy Al-Anhar, Mahasiswa Indonesia di Mesir yang menjadi inisiator kegiatan tersebut menyampaikan bahwa di antara semua Capres dan Cawapres, rekam jejak dan gagasan Ganjar Pranowo-Mahfud MD unggul dan lengkap.
"Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini paket lengkap, pernah di legislatif, eksekutif, dan bahkan Pak Mahfud pernah di Yudikatif. Sebab itu, kami mahasiswa Indonesia di Timur Tengah dan Afrika, atau di Mesir secara khusus tidak ragu untuk menentukan pilihan pada Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Kinerjanya untuk rakyat sudah nyata wujudnya, bukan obral janji apalagi gimmick", kata Syadzila yang juga mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo.
Selain itu, Syadzila juga menyebut bahwa Ganjar Pranowo adalah penerus Presiden Jokowi 2024.
"Pak Jokowi dan Pak Ganjar itu mirip. Keduanya lahir dari keluarga sederhana dan berproses serta ditempa dari bawah. Kami yakin, penerus Jokowi itu ya Pak Ganjar, bukan yang lain. Pak Ganjar sangat paham dengan persoalan rakyat karena memang senang blusukan, dan bahkan blusukan plus hingga menginap di rumah warga", jelas Syadzila bersemangat.
Baca Juga: Mahfud MD Buka Suara soal Jenderal Bekingan Al Zaytun
"Teman-teman di Indonesia mungkin bisa menilai sendiri dari debat perdana kemarin. Semuanya memang bisa berbicara dan beretorika, tetapi yang penyampaiannya berangkat dari rekam jejak dan kinerja hanyalah Pak Ganjar. Kami optimis, di tangan Pak Ganjar nanti Indonesia akan semakin unggul dengan gaya kerjanya yang sat-set", pungkas Syadzila.
PLEASANT VALLEY, UPSTATE NEW YORK, USA
Meskipun dilanda hujan deras, di Pleasant Valley, NY, salah warga Indonesia senior menyelenggarakan diskusi mengenai keadaan demokrasi di Indonesia pada saat ini bersama beberapa pengamat.
Secara khusus, para peserta juga mendapatkan kopi buku “Membongkar Pikiran Ganjar” karya Hamid Basyaib, yang telah diterbitkan dalam bahasa Inggris dan telah dikaji di Yale University beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Pendukung Ganjar Pranowo di Australia Berkumpul di Australia Membahas tentang Golput
Diskusi ini juga merupakan yang pertama kalinya diadakan di Lembah Hudson di New York. Diketahui, daerah pemilihan PPLN NewYork memang luas dan mencakup 15 negara bagian.
Spesialnya, acara diskusi ini digagas oleh Ben Saputra, warga Indonesia senior dan Irwan Rustiawan, rekan seangkatan Ganjar Pranowo di SMA.
Pada diskusi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, Ed Meranda, salah satu peserta yang hadir menyatakan keprihatinannya mengenai kemungkinan Indonesia jatuh ke rejim yang otoritarian.
Ia berharap kandidat pro-demokrasi lah yang akan menang pada pemilu berikut. Secara khusus, iya menyatakan bahwa salah satu tanda sistem demokrasi, adalah dengan hadirnya kebebasan bernegara yang mengizinkan kreativitas untuk mencari hidup (market-based society for economic benefits) sebagai ciri-ciri pemerintahan yg sehat.
Artikel Terkait
Susul Anies Baswedan dan Cak Imin, Ganjar Pranowo Datangi Kantor KPU RI dengan Mahfud MD
Alasan Ahok Lebih Pilih Ganjar dan Mahfud MD Dibanding Gibran Rakabuming: Ini Urus Negara Lho!
AM Hendropriyono Isyaratkan Dukungan untuk Ganjar dan Mahfud MD, Ternyata Ini Alasannya
Pesan Ganjar Pranowo untuk Pendukungnya di Amerika Serikat dan Canada
Pendukung Ganjar Pranowo di Australia Berkumpul di Australia Membahas tentang Golput
Meski Sempat Diintimidasi Acara Pendukung Ganjar Pranowo di Canada tetap Berjalan
Pendukung Ganjar Pranowo di Luar Negeri Makin Luas, Diaspora Indonesia di Mesir Deklarasi Dukung Paslon Nomor 3