Baca Juga: Houthi Yaman Ajukan Syarat Pembebasan Kapal Kontainer di Laut Merah Usai AS Bentuk Operasi Militer
Sebagian warga Palestina yang tewas tersebut adalah anak-anak, perempuan dan lanjut usia.
Tidak berhenti sampai di sana, Israel juga membombardir fasilitas publik termasuk rumah sakit dan tempat ibadah.
Dalam waktu dekat, Israel akan melanjutkan negosiasi dengan Hamas yang dimediasi oleh Qatar.
Hamas meminta kepada Israel untuk menghentikan serangan kepada warga sipil.
Baca Juga: Full Spoiler One Piece 1102: Kilas Balik Kuma Berakhir, Detik-detik Bonney Putuskan Jadi Bajak Laut
Sementara itu, Israel meminta seluruh tahanan untuk dibebaskan seluruhnya.
Sebagian pengamat menilai negosiasi ini akan berlangsung alot di mana Israel tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan serangannya ke Gaza.
Di lain pihak, sekutu Israel, Amerika Serikat mengingatkan bahwa negara Zionis itu akan mengalami kekalahan strategis jika terus-menerus menyerang Gaza.
Terlebih lagi, Israel juga sedang berperang melawan Hizbullah di bagian utara atau Lebanon Selatan.
Baca Juga: Profil Yahya Sinwar, Salah Satu Pimpinan Hamas di Balik Operasi Badai Al Aqsa
Sejauh ini, Hizbullah sudah melumpuhkan dua iron dome milik Israel dan memaksa puluhan ribu warganya mengungsi.***
Artikel Terkait
Israel Bakal Negosiasi dengan Hamas soal Sandera Usai Demonstrasi Besar-besaran di Tel Aviv
Warga Israel Putus Asa Usai 2 Bulan Lebih Jadi Sandera Hamas: Kami Tidak Ingin Menua di Sini
Gegara Provokasi Warga Lebanon saat Pemakaman, Hizbullah Kirim Roket Salvo ke Pemukiman Israel
Israel Kena Prank Lagi Usai Temukan Terowongan Besar, Hamas: Anda Terlambat, Misi Sudah Selesai
Buntut Serangan Hizbullah, Israel Diduga Susun Rencana Serangan Darat ke Lebanon Selatan