Qatar Sebut Negosiasi Israel dan Hamas Masih Berlangsung

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 2 Desember 2023 | 11:53 WIB
Qatar ungkap perkembangan terkini negosiasi pertukaran sandera antara Israel dan Hamas yang telah memperumit masalah. (Twitter.com/@MofaQatar_AR)
Qatar ungkap perkembangan terkini negosiasi pertukaran sandera antara Israel dan Hamas yang telah memperumit masalah. (Twitter.com/@MofaQatar_AR)

SENAYANPOST - Qatar yang menjadi mediator antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas ungkap negosiasi masih berlangsung di antara keduanya.

Lebih lanjut, Qatar mengemukakan bahwa serangan tentara Israel di Gaza baru-baru ini telah memperumit masalah negosiasi dengan Hamas.

Di saat yang bersamaan, tentara Israel tampaknya tak bergeming dan terus menggempur Gaza untuk menghabisi Hamas belum lama ini.

Baca Juga: Seminggu Gencatan Senjata, Tentara Israel Kembali Bombardir Gaza

Seorang pejabat Israel di Washington mengatakan pembebasan sandera sebanyak mungkin merupakan 'prioritas yang sangat tinggi'.

"Dan untuk itu, berdasarkan ketentuan yang disepakati, Israel bersedia memberikan jeda tambahan," kata pejabat itu pada 2 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Menurutnya, negosiasi masih bisa berjalan di tengah situasi perang ini.

Baca Juga: حوار خاص : الرئيس المخابرات الأسبق : آمل أن يتمكنا من التوحيد لقيادة أمتنا

"Kita bisa bernegosiasi selagi kita masih berperang," imbuhnya.

Di utara Gaza, yang sebelumnya merupakan zona perang utama, asap tebal membubung di atas reruntuhan.

Suara tembakan dan ledakan terdengar di atas suara gonggongan anjing.

Baca Juga: WAWANCARA EKSKLUSIF : AM Hendropriyono Terus Dorong Persatuan Kaum Nasionalis

Warga dan pejabat Hamas mengatakan para pejuangnya yang bersenjatakan granat berpeluncur roket melawan pasukan dan tank Israel di lingkungan Sheikh Radwan di utara Kota Gaza.

Sirene terdengar di seluruh Israel selatan ketika para militan menembakkan roket dari daerah kantong pesisir tersebut ke kota-kota.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X