SENAYAN POST - Pengamat politik Musni Umar meyakini pernyataan Denny Indrayana soal Anies Baswedan yang bakal Dijegal di Pemilu 2024 bukan sekadar isapan jempol semata.
Musni Umar setidaknya melihat beberapa tanda Anies Baswedan akan Dijegal lawan politiknya di ajang Pemilu 2024.
Lebih lanjut, Musni Umar menjelaskan salah satu indikator Anies Baswedan akan Dijegal di Pemilu 2024 terlihat dari rencana cawe cawe Presiden Jokowi tahun depan.
Baca Juga: Anime One Piece: Kaido Muak dengan 'Gomu Gomu', Toei Animation Goda Nakama soal Debut Gear 5 Luffy
Musni mengaku sempat berdiskusi dengan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di kediamannya.
"Penundaan pemilu dan penjegalan Anies Baswedan yang dikemukakan Denny Indrayana bukanlah isapan jempol. Khusus penundaan pemilu, jauh sebelum masalah tersebut mencuat ke publik, saya sudah dapat info mengenai hal tersebut," cuit Musni Umar pada 3 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari Twitter pribadinya.
Setelah itu, ia bersurat kepada Jusuf Kalla untuk membahas ini.
Menurut penuturan Musni, Jusuf Kalla meyakini bahwa penundaan Pemilu 2024 mustahil untuk dilaksanakan.
Jusuf menjelaskan bahwa penundaan pemilu harus melalui perubahan Undang-Undang Dasar dan dipastikan rakyat akan menolak.
"Saya lalu kirim surat ke Pak Jusuf Kalla minta waktu. Saya diterima di kediamannya, dia meyakinkan saya tidak akan terealisasi penundaan pemilu karena harus mengubah UUD dan rakyat pasti menolak," lanjutnya.
Kemudian, Musni membeberkan lima tanda-tanda Anies akan dijegal oleh lawan politiknya.