polhukam

Opini: Prahara di Mahkamah Agung

Senin, 8 Mei 2023 | 07:10 WIB
Gedung Mahkamah Agung RI

Oleh: Imam Anshori Saleh, Anggota DPRRI 2004-2009, dan Wakil Ketua Komisi Yudisial RI 2010-2015


SENAYANPOST - Mahkamah Agung sering disebut sebagai pintu terakhir pencari keadilan.

Karena perkara apa pun setelah diputus di pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding, pencari keadilan masih mencari keadilan terakhir di Mahkamah Agung (MA), melalui kasasi atau peninjauan kembali.

MA juga biasa disebut sebagai puncak peradilan. Karena tidak ada lagi lembaga peradilan di atasnya.

Karena sebutan sebagai pintu terakhir pencari keadilan dan sebagai puncak peradilan itulah kita berharap isi atau manusia-manusia di dalamnya adalah pribadi-pribadi yang berintegritas, para hakimnya maupun penyelenggara administrasinya.

Baca Juga: Prediksi Manga One Piece Chapter 1083: Apakah Donquixote Doflamingo akan Muncul Kembali?

Berintegritas dalam arti mereka menjalankan tugas sungguh-sungguh memberikan keadilan yang semestinya dirasakan masyarakat, tidak terkandung tindakan manipulatif, kolutif, dan koruptif.

Kenyataannya yang terjadi kasat mata saat ini, pengusutan mantan Sekretaris MA Nurhadi atas tindak pidana pencucian uang belum selesai, Sekretaris penggantinya, Hasbi Hasan, kini menjadi tersangka, penerima suap Rp3 milyar dan empat mobil mewah.

Dua hakim agung, Sudrajat Dimyati dan Gazalba Saleh sudah diadili juga karena menerima suap dari orang yang berperkara di MA.

Meskipun pimpinan MA akhir-akhir ini terus memoles citra lembaganya melalui berbagai publikasi di televisi dan media massa lainnya, toh tetap sulit untuk menutupi tindakan tercela yang dilakukan aparatnya.

Baca Juga: Tayang Malam Ini, Link Nonton Tale of Nine Tailed 1938 Episode 2 Sub Indo

Ibarat tampilan orang yang gagah, memakai jas dan dasi mewah tapi tidak memakai celana.

Adanya dua sekretaris MA dan dua hakim agung yang menerima suap dari orang jang berperkara menjadi representasi rendahnya integritas di MA.

Institusi yang mestinya melayani orang yang mencari keadilan, sudah berubah menjadi institusi yang menjadi tempat orang mencari kemenangan.

Halaman:

Tags

Terkini