polhukam

Polda Jawa Tengah Ungkap Penyebab Pasti Kematian 12 Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara

Jumat, 7 April 2023 | 13:07 WIB
Polda Jawa Tengah pastikan penyebab kematian 12 orang akibat dukun pengganda uang Mbah Slamet di Banjarnegara. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Ahmad Luthfi juga membeberkan bagaimana modus para tersangka dalam praktik penggandaan uangnya.

Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Resmi Jadi Tahanan KPK, Ayah David: Itu Keluarga atau Tim Belanda?

Tersangka memberikan korban minuman yang diberi obat klonidin yang memiliki efek mengantuk.

Jika korban mengantuk maka dianggap gagal menggandakan uangnya.

Ahmad juga mengungkapkan sudah ada 17 dari masyarakat yang mengadu anggota keluarganya hilang.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan: Mario Dandy dan Shane Lukas Bakal Hadir di Persidangan Agnes alias AG

"Hal ini kemudian digeser ke Banjarnegara untuk dilakukan cek DNA ke Jakarta," kata Ahmad.

Pihaknya berharap akan ada titik terang terkait kasus dukun pengganda uang ini.

"Saya berharap ada kecocokan dengan jenazah korban yang ditemukan sehingga keresahan masyarakat terkait hilangnya keluarga dapat diatasi," jelasnya.

Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Resmi Ditahan KPK Terjerat Kasus Dugaan Gratifikasi

Sementara itu, polisi telah menetapkan dua tersangka dukun pengganda uang, yaitu Slamet Tohari dan Budi Santoso.

Para tersangka ini mencari orang-orang yang ingin digandakan uangnya melalui media sosial.

Dengan ditemukannya 12 korban, Slamet dan Budi terancam dengan pasal 340 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman hukumal maksimal mati dan pasal 338 tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.***

Halaman:

Tags

Terkini