SENAYAN POST - Ketua DPP PKB, Indah Dita Sari, sindir pernyataan dan permintaan PAN sebagai anggota baru Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Dita sindir PAN yang meminta bantuan Gerindra untuk berkomunikasi dengan PKB.
Dia menyebut PAN ingin komunikasi dengan PKB tapi minta Gerinda jembatani.
Baca Juga: Tinggalkan NasDem, Danny Pomanto Siap Gabung PDIP Demi Dukung Ganjar Pranowo
PAN ingin mengajukan Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Partai yang dipimpin Zulkifli Hassan itu ingin Erick Thohir jadi pendamping Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya, Dita menganggap PAN, sebagai pendatang baru.
Baca Juga: Setelah Gratis Selama Tiga Bulan, Berapa Tarif Kereta Cepat Jakarta - Bandung
PAN dianggap baru dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Sebagai pendatang baru seharusnya mengikuti antrean di belakang.
Ia membandingkan situasi ini dengan naik busway.
Baca Juga: Mario Dandy Resmi Sandang 2 Status Tersangka, Kasus Penganiayaan dan Pencabulan
Di busway, pendatang baru seharusnya mencari tempat duduk di belakang.
"Saya baca ada pernyataan begitu di media. Takjub sih saya. Ini PAN pendatang baru dalam Koalisi KIR (Kebangkitan Indonesia Raya). Lha, pendatang baru kok minta duduk di depan. Ibarat naik busway belakangan, ya cari tempat duduk di belakang, lah," ungkap Dita, Selasa (4/7/2023).
Artikel Terkait
Dewa Eka Prayoga Bantah Terlibat Penipuan Properti Syariah: Demi Allah Ini Fitnah
Lebih Dari 35 Juta Pemilih di Pemilu 2024, KPU: Jawa Barat Posisi Pertama DPT Terbanyak
KPU Rilis Jumlah Pemillih dan TPS dalam Pemilu 2024, Jawa Barat Peringkat Pertama
Walikota Makassar Buka Suara Alasan Mundur Dari Nasdem, Karena Usung Anies Baswedan
Tinggalkan NasDem, Danny Pomanto Siap Gabung PDIP Demi Dukung Ganjar Pranowo