Sementara itu, dalam survei yang dikeluarkan oleh Poltracking Indonesia, Prabowo masih berada di posisi pertama elektabilitas capres di Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR pada Jumat.
"Prabowo Subianto memperoleh angka elektabilitas 30,1 persen, Ganjar Pranowo 28,3 [ersen, dan Anies Baswedan 20,4 persen," ungkapnya.
Sementara nama lainnya seperti Ridwan Kamil, Erick Thohir, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Sandiaga Uno berada di bawah lima persen.
Baca Juga: Hampir 43,6 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jabotabek, Kemenhub Prediksi Puncak Arus Balik Kedua
Dengan unggulnya tiga nama tersebut, peta elektoral capres sulit memunculkan sosok baru di luar tiga nama tersebut.
Sementara itu, Pemilihan Presiden 2024 hanya menyisakan sembilan bulan lagi.
"Di luar tiga nama ini semakin sulit akan muncul capres potensial kuat mengingat Pilpres 2024 tinggal sembilan bulan lagi," terangnya.
Baca Juga: Pemilu 2024: Pengamat Sebut Erick Thohir Punya Dua Hal Ini hingga Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Hanta mengungkapkan bahwa elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo ini cukup kompetitif di bursa capres Pemilu 2024.
"Kami lihat masih kompetitif, apalagi Prabowo dan Ganjar ini sangat tipis sekali selisihnya," terangnya.***
Artikel Terkait
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ungkap Dugaan Awal Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang
LSI Ungkap Potensi Prabowo Subianto Jadi Cawapres Ganjar Pranowo di Pemilu 2024
Pemilu 2024: Muhaimin Iskandar Kembali Sambangi Kediaman Prabowo Subianto, Ada Apa?
Hasil Survei Poltracking: Elektabilitas Erick Thohir Belum Tergoyahkan di Bursa Cawapres Pemilu 2024
Pemilu 2024: Anies Baswedan Dinilai Tidak Akan Lanjutkan Kebijakan Jokowi, Ini Kata Pengamat