"Saya selalu bilang dan selalu percaya bahwa keberpihakan itu bisa dilakukan bahkan di ruang-ruang budaya populer," sebut Baskara.
Peringatan 19 Tahun Aksi Kamisan
Sudah selama 19 tahun lamanya, Aksi Kamisan secara konsisten di depan Istana Negara, Jakarta.
Selama itu, tuntutan atas penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia berat masa lalu disuarakan.
Tak lagi hanya oleh korban atau keluarga korban, tetapi juga oleh kalangan yang lebih luas, dan lebih muda.
Mereka yang hadir dari berbagai kota ini pun memperbarui cara penyampaian tuntutan.
Berkaca dari hal itu, orasi Baskara tersebut juga menegaskan posisinya sebagai musisi yang konsisten menyuarakan isu kemanusiaan dan keadilan.
"Jadi untuk teman-teman semua, di luar sana juga mungkin yang mendengarkan, yang bergerak di ruang-ruang budaya populer," terang Baskara.
"Jangan pernah berpikir kalau keberpihakan itu tidak bisa dilakukan, itu selalu bisa dilakukan selama kita mau melakukan keberpihakan tersebut, terima kasih," tutup Baskara.***
Artikel Terkait
Kagumi Kraton Majapahit Jakarta, Delegasi VECONAC Tekankan Negara ASEAN adalah Keluarga
Kraton Majapahit Jakarta Sambut Delegasi VECONAC, Ketum LVRI Minta Dukung Perdamaian dan Pembangunan
Kondisi Psikis Belum Pulih, Polisi Ungkap Update Terbaru Proses Pemeriksaan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Teguran Warga di Jakarta Utara ke Pemotor Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Alami Luka Lebam pada Bagian Wajah
Iran Tegaskan Lindungi Hak Demonstran Damai, Ini Press Release Kedubes Iran di Jakarta