Dalam kesempatan yang sama, Abraham menuturkan hal yang membuat dirinya semakin terkejut adalah Pandji yang langsung dimintai klarifikasi usai adanya laporan ini.
"Dan kemudian saya lihat berita, akan segera meminta klarifikasi Pandji soal laporan itu," ungkapnya.
Abraham lantas mengungkapkan tentang adanya ketakutan lain terkait mulai berlakunya KUHP ini di awal tahun 2026.
Mantan Ketua KPK itu menyebut, pasal-pasal yang terkandung di dalamnya bisa saja menelan korban apalagi jika penegak hukumnya benar-benar menyalahgunakan hal ini.
Baca Juga: Link Buku ‘Broken Strings’, Kisah Nyata Masa Lalu Aurelie Moeremans yang Viral
"Belum seminggu KUHP ini diberlakukan, seolah-olah ini perasaan saya dia akan menelan korban," sebutnya.
Abraham menilai, Pandji bisa saja terjerat hukum yang sulit, apabila pihak penyidik tidak memiliki kapasitas yang baik saat menindaklanjuti laporan tersebut.
"Saya membayangkan penyidik ini adalah penyidik yang tidak on the track maka ini bisa disalah gunakan," tandas Abraham.
Adapun terkait laporan yang sebelumnya menjerat Pandji ini karena sang komika diduga melakukan penghinaan ke lembaga kepresidenan, penghasutan di muka umum, dan penistaan agama.
Barang Bukti 'Mens Rea' di Tangan Polisi
Secara terpisah, Polda Metro Jaya sempat membenarkan telah menerima barang bukti berupa flashdisk yang berisikan rekaman yang menampilkan Pandji dalam pertunjukan komedi bertajuk 'Mens Rea'.
Baca Juga: Kesaksian Anak Aceh Tamiang: Banjir Datang Cepat Seperti Tsunami Sungai
Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat, 9 Januari 2026.
"Laporan saudara inisial R-A, R-W pada tanggal 8 Januari 2026. Benar adanya laporan polisi tersebut," kata Reonald.
"Siapa terlapornya adalah saudara P-P, saudara R-A, R-W melaporkan dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Soroti 20 Korban Pencabulan di Ponpes Maros: Ingatkan Kasus Itu Isu yang Besar, Bukan Dibesar-besarkan
DJ Donny Kawal Sidang Eksepsi Nadiem Makarim: Ingatkan soal Evaluasi Kebijakan, Bukan Kriminalisasi
Ferry Irwandi Ungkap Acara Mens Rea Pandji Pragiwaksono Bagus, Komedinya Sangat Berani
Tompi Kritik Materi Pandji Pragiwaksono di Mens Rea, Sorot Lelucon Fisik Gibran
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Ini Kata KPK