Tantangan Geopolitik Global era Proxy War Diungkap AM Hendropriyono dalam Wisuda Sekolah Tinggi Hukum Militer

photo author
Risma P., Senayan Post
- Kamis, 7 November 2024 | 18:00 WIB
AM Hendropriyono
AM Hendropriyono

SENAYANPOSTAM Hendropriyono menyampaikan orasi dalam wisuda Sarjana dan Pascasarja Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis 7 November 2024.

Sebagai guru besar bidang intelijen, Jenderal TNI (Purn) Prof AM Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiahnya dalam kesempatan tersebut.

Pada orasinya tersebut, AM Hendropriyono menyampaikan tentang sejumlah tantangan geopolitik Indonesia di era proxy war.

Baca Juga: AM Hendropriyono Apresiasi Keputusan Indonesia Hadiri KTT BRICS di Era Geopolitik yang Tak Menentu

Orasi ilmiah tersebut diberi judul "Menjawab tantangan geopolitik dan menghadapi ancaman geostrategi dalam era proxy war".

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut menjelaskan kondisi geopolitik global saat ini yang masih diwarnai sejumlah konflik.

Konflik pertama yang disampaikan adalah tentang perang Ukraina-Rusia yang berjalan 1.000 hari.

Baca Juga: AM Hendropriyono Ungkap Tantangan Geopolitik Global di Era Proxy War dalam Orasi Ilmiah di Wisuda STHM

Menurutnya sampai saat ini tidak ada sinyal perang tersebut akan berakhir.

Kendati ukungan dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat untuk Ukraina mulai nampak berkurang.

"Perang di Eropa tersebut merupakan suatu Proxy War, yang Ukraina menjadi Proxy dari Amerika Serikat untuk mengancam Rusia. Akibatnya, membuat aspek ekonomi negara-negara Eropa yang melemah dan makin hari makin terpuruk," ujarnya.

Baca Juga: AM Hendropriyono dan Purnawirawan Senior TNI Hadiri Sertijab Menteri Pertahanan

Di samping itu, konflik Israel dengan Palestina juga tidak menunjukkan tanda-tanda perdamaian.

"Di belahan bumi yang lain yaitu di Timur Tengah, negara Israel juga merupakan Proxy dari Amerika Serikat (AS) dan dapat menjadi suatu Pariah State, setelah lebih dari 40 ribu orang rakyat terbunuh sejak tanggal 7 Oktober 2023," ungkap Hendropriyono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Risma P.

Sumber: Kilat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X