Warga yang terekam dalam unggahan video tersebut tampak emosi ketika tahu akan ada Ridwan Kamil datang.
"Memang kami mendukung RK, tapi kami tidak dilibatkan dalam acara ini. Ini hanya kesalahpahaman saja. Semuanya sudah damai," kata Abah Latief pada 6 September 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Di lain pihak, Ketua Umum Bamus Betawi, Muhammad Rifki atau Eki Pitung menerangkan bahwa pihaknya dengan FBR sudah berdialog dan melakukan mediasi.
Eki menjelaskan bahwa sebenarnya bukan karena tidak ada koordinasi.
Pihaknya menganggap sudah keluarga dengan masyarakat Betawi lainnya.
Baca Juga: Opini: Faisal Basri, Korupsi Oligarki, dan Politik Dinasti (In Memoriam Faisal Basri)
"Jadi, tadi sebenarnya bukan nggak ada koordinasi. Kita udah anggap keluarga gitu dan melihat situasinya," kata Eki Pitung.
Pada akhirnya kedua ormas tersebut menemukan titik temu dan saling meminta maaf.
"Akhirnya kita saling membuka persoalan, oh itu ada titik temu ya kita terus langsung memaafkan," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Bakal Hadapi Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024, Ini Persiapan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana
Ridwan Kamil Optimis di Pilkada Jakarta 2024: Saya Juga Pernah Menang Melawan Jenderal
Cuitan Lama Ridwan Kamil soal Jakarta Kembali Viral, Netizen: Jejak Digitalnya Sampai Begini
Pilkada Jakarta 2024: Ridwan Kamil Sambangi Bamus Betawi, Ungkap Komitmen Ini
Tanggapan Pramono Anung soal Usulan Ridwan Kamil Gelar Mobil Curhat untuk Warga Jakarta