Menurut survei elektabilitas, Anies mengungguli Ridwan Kamil dan Basuki Tjahaja Purnama untuk maju ke Pilkada Jakarta.
Baca Juga: TASAWUF (II)
Pada mulanya, Anies merapat bersama PKS, NasDem, dan PKB untuk maju pemilihan.
Namun, karena Anies tidak bisa memenuhi kekurangan kursi sehingga tidak bisa maju ke Pilgub yang akan diselenggarakan November mendatang.
Setelah PKS melepas Anies, ia diisukan akan merapat ke PDI Perjuangan, salah satu partai yang tidak masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Pada akhirnya, PDI Perjuangan menyalonkan sosok lain, yaitu Pramono Anung dan Rano Karno.
Di detik-detik terakhir, PDI Perjuangan menawarkan kepada Anies untuk maju ke Pilkada Jabar 2024.
Dengan segala pertimbangan dan masukan, akhirnya Anies memutuskan untuk tidak maju ke dalam kontestasi Pilkada 2024.***
Artikel Terkait
Pupus Sudah Anies Baswedan Maju di Pilkada Jakarta 2024, Pengamat: Harus Masuk Parpol
Tersisa 4 Parpol, Partai Buruh Buka Opsi Gagas Koalisi Baru Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024
Jubir Bantah Anies Baswedan Prank PDI Perjuangan Usai KPU Tutup Pendaftaran Pilkada Serentak 2024
Batal Maju ke Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata Anies Baswedan
Ono Surono Gagal Nyagub dengan Anies Baswedan di Pilkada Jabar 2024, Sebut 'Mulyono and The Gang' Jadi Penghalang