Jika dilepas maka peluang Anies untuk berkontestasi di Pilkada Jakarta 2024 semakin kecil meskipun ia memiliki elektabilitas paling tinggi.
Sementara itu, Ridwan Kamil sudah dipastikan maju dicalonkan oleh Golkar dan kemungkinan besar akan didukung oleh KIM.
Sebelumnya, Golkar mengajukan Jusuf Hamka alias Babah Alun untuk maju ke Pilgub DKI Jakarta.
Namun, dengan majunya Ridwan Kamil, Jusuf Hamka akhirnya maju ke Pilkada Jabar yang kemungkinan besar akan mendampingi Dedi Mulyadi.
Kembali ke PKS, partai tersebut dalam musyawarah yang diadakan baru-baru ini membahas dan mengkaji alternatif jika memang pasangan Anies-Sohibul benar-benar tidak bisa berlayar karena kekurangan kursi.
Meskipun demikian, Anies sendiri sudah melakukan komunikasi dengan partai lain termasuk PDI Perjuangan.
"DPP PKS membahas, mengkaji, opsi alternatif ketika opsi pertama ini tidak berjalan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Partai Perindo Undang Anies Baswedan di Mukernas, Sinyal Dukungan Pilkada Jakarta 2024?
Projo Sebut Ridwan Kamil Lawan Sepadan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024: Pengalaman Bukti Kerja Cukup Bagus
Survei PEDAS: Anies Baswedan, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil Dominasi Eksposur di Pilkada Jakarta 2024
Kaesang Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024
Anies Baswedan Ditinggal PKS Jelang Pilkada Jakarta 2024? Ini Kata Jubir Muhammad Kholid