PKS Sebut Duet Anies-Sohibul Iman Kedaluwarsa, Isyarat Merapat ke KIM Plus?

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 11 Agustus 2024 | 15:52 WIB
PKS menyebutkan paslon Anies dan Sohibul Iman yang maju ke Pilkada Jakarta 2024 sudah kedaluwarsa, isyarat merapat ke KIM Plus. (X.com/@PKSejahtera)
PKS menyebutkan paslon Anies dan Sohibul Iman yang maju ke Pilkada Jakarta 2024 sudah kedaluwarsa, isyarat merapat ke KIM Plus. (X.com/@PKSejahtera)

SENAYANPOST - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebutkan pasangan calon Anies Baswedan dan Sohibul Iman dalam Pilkada Jakarta 2024 sudah kedaluwarsa.

Bukan tanpa alasan, PKS sebelumnya memberikan tenggat waktu kepada Anies untuk memenuhi kekurangan kursi agar bisa maju ke Pemilihan Gubernur DKI Jakarta akhir November mendatang.

Namun, tiba sampai tenggat waktu yang diberikan, yaitu 4 Agustus 2024, Anies belum bisa memenuhi kekurangan kursi agar bisa maju ke Pilkada Jakarta 2024.

Oleh karena itu, PKS menyatakan bahwa paslon Anies-Sohibul Iman atau AMAN ini sudah kedaluwarsa.

Baca Juga: Anies Baswedan Ditinggal PKS Jelang Pilkada Jakarta 2024? Ini Kata Jubir Muhammad Kholid

Partai tersebut juga membuka opsi untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan jika bergabung bisa menjadi KIM Plus.

Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid belum lama ini.

"Jadi keputusan DPP PKS sebelumnya bahwa kita rencana pertama adalah mengusung bapak Anies-Sohibul Iman dan kerangka kerja kita itu berlangsung sejak deklarasi 25 Juni sampai 4 Agustus kemarin," kata Muhammad Kholid dalam konferensi persnya pada 10 Agustus 2024 di Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan.

Sebagai alternatif, PKS membuka komunikasi dengan pihak lain terkait hal ini.

Baca Juga: Kaesang Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024

Bukan tidak mungkin nantinya PKS akan bergabung mendukung pasangan calon lainnya seperti Ridwan Kamil.

Kholid menyampaikan bahwa komunikasi dengan KIM sudah sampai tahap pengkajian.

"Salah satu opsinya adalah kita membangun komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju sampai tahapan mengkaji, membahas opsi alternatif ketika pasangan AMAN ini tidak bisa berlayar karena kekurangan kursi," terangnya.

Sampai berita ini dibuat, belum ada keputusan lebih lanjut apakah Anies akan tetap dipertahankan atau dilepas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X