Hamas memberikan konfirmasi bahwa Kepala Biro Politik tersebut menjadi martir setelah menghadiri pelantikan Presiden Iran yang baru.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Tiga Anak Ismail Haniyeh Hidup Mewah di Turki?
Dalam pernyataan resminya, Hamas juga menuding Israel penjajah menjadi dalang dalam insiden ini.
Sudah beberapa kali Israel melakukan serangan udara kepada negara tetangga untuk memburu para petinggi Hamas dan gerakan Perlawanan Palestina lainnya.
"Hamas berduka cita atas meninggalnya sang martir, mujahid Ismail Haniyeh, kepada gerakan ini, yang tewas dalam serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran setelah menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran," tulis pernyataan resmi Hamas pada 31 Juli 2024.
Insiden pembunuhan ini juga menuai kutukan keras dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.
Dalam pernyataannya dari Wafa News Agensi, pihaknya mengutuk keras pembunuhan tersebut sebagai serangan pengecut.
Presiden Abbas juga mengajak rakyat Palestina untuk tetap bersatu di saat-saat seperti ini.***
Artikel Terkait
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Buka Negosiasi dengan Israel, Ini Syaratnya
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Serukan Negara Islam Bantu Persenjataan: Ini Bukan Pertempuran Rakyat Palestina Saja!
Penjajah Israel 'Ogah-ogahan' Gencatan Senjata di Gaza, Ismail Haniyeh Sebut Hamas Siap Capai Kesepakatan
Cek Fakta: Benarkah Tiga Anak Ismail Haniyeh Hidup Mewah di Turki?
Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran Akibat Serangan Udara Israel