Ia juga menekankan agar netizen khususnya tidak berasumsi dan membuat pernyataan-pernyataan liar.
"Sekali lagi saya mohon kepada seluruh warga negara Indonesia agar jangan berasumsi atau memberikan pernyataan-pernyataan yang akan mungkin lebih membuat kami sakit," harapnya.
Delapan tahun terakhir, Rudyan beserta keluarga melaluinya dengan sabar dan terus berusaha mengungkap pelakunya.
Baca Juga: Hamas Muncul di Gaza Utara, Keberhasilan Tentara Israel Dipertanyakan
Beberapa waktu lalu, Polda Jabar telah merilis tiga orang DPO, yaitu Pegi alias Perong, Andi, dan Dani.
Ketiganya saat ini sudah memasuki umur kepala tiga dan ada kemungkinan berganti identitas.
"Cukup kami yang mengalami, selama 8 tahun saya berupaya untuk sabar," katanya.
Rudyan juga meminta kepada masyarakat Indonesia agar almarhum Eki tenang di sisiNya dan terungkap para pelaku kejahatan yang membuat nyawa anaknya dan Vina melayang.
"Saya mohon agar seluruh Indonesia bisa mendoakan anak saya supaya tenang dan juga bisa mendoakan supaya para pelakunya segera terungkap," tutup Rudyan.***
Artikel Terkait
Polisi Buka Suara soal Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Singgung soal Rem Blong
Supir Jadi Tersangka Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok, Polisi: Tidak Ditemukan Bekas Pengereman
Uji KIR Swasta Dipertimbangkan oleh Kemenhub Hingga ke Tingkat Kabupaten
Polda Jabar Buka Lagi Kasus Pembunuhan Vina, Tiga Orang Masih DPO
China Akan Produksi 300.000 Barel Minyak Perhari di Irak