SENAYANPOST - Lembaga Survey dan Polling Indonesia (SPIN) merilis Survei Elektabilitas dari tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) jelang Pemilu 2024.
Dalam hasil survei tersebut, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih konsisten berada di urutan pertama dengan perolehan hampir mencapai 55 persen.
Kemudian disusul oleh pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin (AMIN) dan terakhir Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara belum lama ini.
Baca Juga: Pemilu 2024 Sebentar Lagi, Ini Cara Cek Dapil Caleg DPR RI hingga DPRD
"Elektabilitas pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran sebesar 54,8 persen, unggul dari pasangan calon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud," kata Igor Dirgantara pada 11 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Posisi Prabowo dan Gibran disusul oleh pasangan AMIN dengan 24,3 persen.
Selanjutnya, terakhir pasangan nomor urut 3 dengan 16,1 persen.
Hasil ini tidak jauh berbeda dengan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga lainnya.
Pada umumnya, Prabowo dan Gibran unggul kemudian disusul oleh AMIN dan Ganjar-Mahfud MD.
Baca Juga: Survei Elektabilitas Indikator Politik Indonesia, Pemilu 2024 Bisa Jadi Satu Putaran Saja
Di beberapa survei, hasil elektabilitas AMIN dan Ganjar ada yang tidak terpaut jauh.
Hasil survei yang dilakukan oleh SPIN mengungkap ada sebagian kecil responden yang masih belum menentukan pilihan capres dan cawapres.
"Tersisa 4,8 persen responden yang belum menentukan pilihan," tambahnya.
Artikel Terkait
Elektabilitas Anies Baswedan di Belakang Ganjar Pranowo dan Prabowo, Capres Partai Nasdem Justru Bilang Ini
Survei Terbaru Poltracking: Elektabilitas Prabowo-Gibran 46,7 Persen Ungguli Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud
Survei Elektabilitas ARCHI Usai Debat Kelima: AMIN Naik 3,92 Persen, Prabowo dan Gibran Turun Segini
Survei Elektabilitas JRC: Prabowo dan Gibran Unggul, AMIN dan Ganjar-Mahfud MD Bersaing Ketat
Survei Elektabilitas Indikator Politik Indonesia, Pemilu 2024 Bisa Jadi Satu Putaran Saja